Jaring Teknisi, Honda Kerja Sama dengan SMKN 3 Kuningan
Reporter: Tempo.co
Editor: wawan priyanto
Sabtu, 28 Januari 2017 09:00 WIB
Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor Tomoki Uchida menandatangani kerja sama pendidikan dasar teknisi Honda dengan SMKN 3 Kuningan, Jawa Barat, 27 Januari 2017. HPM

TEMPO.CO, Jakarta - PT Honda Prospect Motor (HPM) meresmikan kerja sama Program Pendidikan Dasar bagi Teknisi Honda dengan SMKN (Sekolah Menengah Kejuruan Negeri) 3 Kuningan, Jawa Barat, Jumat, 27 Januari 2017. Program ini merupakan yang ke-44 kalinya bagi HPM dalam melakukan kerja sama dengan Sekolah Kejuruan bidang teknik yang ada di Indonesia sejak tahun 2000.

Presiden Direktur HPM Tomoki Uchida mengatakan kerja sama dengan SMKN 3 Kuningan ini ini sesuai dengan komitmen global Honda untuk dapat berkontribusi bagi masyarakat. HPM, lanjut dia, saat ini terus berkolaborasi dengan masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca:Indonesia Kirim Pembalap Muda ke Suzuki Asian Challenge Begini Sensasi Mengendarai Suzuki GSX R 150

“Transfer ilmu dari kegiatan ini untuk memajukan dunia pendidikan, khususnya di industri otomotif sesuai bidang usaha kami,” kata Uchida dalam siaran pers yang diterima Tempo, Jumat, 27 Januari 2017.

Uchida menjelaskan, Pendidikan Dasar Teknisi Honda merupakan program pendidikan yang diberikan di SMKN. Bertujuan untuk mempersiapkan siswa yang akan lulus sekolah agar dapat menjadi calon teknisi yang nantinya akan diserap oleh industri otomotif. “Khususnya sebagai teknisi di dealer-dealer jaringan Honda,” ujarnya.

Simak:Mitsubishi XM Concept Hadir di Semarang   Ini Alasan Yamaha Memilih All New R15 Bermesin SOHC  

Program Transfer Teknologi Honda ini dilakukan dengan membuka kelas khusus untuk program Pendidikan Dasar Teknisi Honda. Program ini memiliki beberapa tahapan, mulai dari memberikan training dan on the job training (OJT) kepada guru-guru SMKN 3 Kuningan, menyeleksi siswa-siswa berprestasi dan berkemauan tinggi yang ingin langsung bekerja didunia Industri, hingga memberikan training dan OJT kepada siswa-siswa terpilih ke jaringan dealer Honda selama jangka waktu minimal 4 bulan.

Dalam program ini, Honda juga memberikan bantuan alat peraga training yang digunakan dalam proses belajar dan praktek di sekolah, berupa 1 Unit Mobil Honda Brio, Shop Manual, Common Tools dan Special Tools, Informasi teknologi sebagai bahan training. Honda juga memberikan kesempatan kerja kepada para siswa yang termasuk dalam program di jaringan dealer Honda.

Direktur Marketing dan Layanan Purna Jual HPM Jonfis Fandy mengatakan pertumbuhan industri otomotif serta kebutuhan akan tenaga kerja terlatih yang terus meningkat dari tahun ke tahun merupakan salah satu alasan Honda melakukan kerja sama dengan SMKN.

“Dengan kegiatan ini, kami berharap Indonesia dapat memiliki tenaga kerja siap pakai untuk mendukung industri sehingga bisa lebih bersaing secara regional maupun global,” ujarnya.

Saat ini, HPM memiliki pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Mitra Karawang, Jawa Barat. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi maksimal mencapai 200 ribu unit per tahun. Pabrik Honda telah memproduksi produk-produk seperti Honda BR-V, Honda HR-V, Honda Mobilio, Honda Brio, Honda Jazz dan Honda CR-V. Hingga kini, Honda juga telah didukung oleh sebanyak 167 dealer resmi dengan layanan penjualan-servis-suku cadang, yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. WAWAN PRIYANTO

#Industri Otomotif
#PT Honda Prospect Motor
#Jonfis Fandy

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi