Mobil Pedesaan Ini Diluncurkan Saat Hari Kemerdekaan
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Rabu, 22 Februari 2017 15:29 WIB
Salah satu prototipe mobil pedesaan yang dipamerkan pada acara peluncuran Kebijakan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) IKM di Desa Tumang, Boyolali, 30 Januari 2017. Kemenperin

TEMPO.CO, Jakarta - Jika tidak ada penundaan, saat 17 Agustus 2017, masyarakat ppedesaan bakal bisa menikmati mobil murah atau mobil pedesaan. Saat HUT Kemerdekaan itu, kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, prototipe  mobil pedesaan  akan diluncurkan pertama kalinya.

Menurut Airlangga, Kemenperin sudah lama merencanakan mobil tepat guna dan murah yang dikhususkan untuk pedesaan. Bahkan Kemenperin sudah membuka kesempatan kepada pihak mana pun untuk memproduksi prototipe mobil pedesaan.

Baca Juga: Prototipe Mobil Pedesaan Ditargetkan Rampung Agustus ...

Ketentuan untuk spesifikasi mobil tersebut sudah dibuat, yakni kubikasi mesin maksimal 1000 cc dan harganya harus terjangkau tidak lebih dari Rp 60 juta per unit. “Harga Rp 60 juta itu basis produk, nanti tinggal ditambah aksesorisnya. Desain yang dilakukan Kemenperin ini sifatnya open source, jadi produksi bisa di berbagai tempat termasuk di bengkel-bengkel desa,” ujar Airlangga.

Pemerintah telah melakukan  uji coba  lima prototipe sejauh 100 ribu kilometer dan terus dilakukan penyempurnaan. Hasilnya sangat positif, termasuk juga uji emisi. Nantinya ‎penggunaan mobil pedesaan ini akan mengikuti kontur pedesaan masing-masing.

Menurut I Made Dana Tangkas, Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI), rencananya, merujuk pada skema 2A yang merupakan varian paling dasar, kontruksi mobil tersebut adalah pick up lengkap dengan gandengannya (trailer) yang bisa untuk mengangkut hasil pertanian. Mesin menggunakan varian bensin dan diesel serta berpenggerak roda 4×2 dan 4×4 dengan daya angkut 1-2 ton. “Nanti juga ada leasing company-nya untuk pembelian mobilnya,” ucapnya.

Simak: IIMS 2017, Dyandra Gelar Karnaval Hingga Kejuaraan Nasional

Selain menyiapkan prototipe mobil, bengkel-bengkel untuk layanan purna jual juga sudah disiapkan. Saat ini, untuk perawatan berkala, pihaknya juga menyiapkan bengkel-bengkel servis termasuk juga pelatihan untuk teknisi serta pendidikan SDM untuk mengelola hasil bumi.

Sebelum prototipe mobil pedesaan digulirkan, Daihatsu—yang dikenal sebagai pabrikan pembuat mobil-mobil kecil–sudah memiliki mobil konsep tentang mobil pedesaan ini Yakni bermesin 660 cc, 3 silinder, berbentuk pick up dan station wagon dengan dimensi yang tidak terlalu besar. Dimensi yang kecil ini diharapkan bisa menjangkau wilayah-wilayah dengan jalan yang sempit dan juga rendah biaya, sedangkan mesin yang kecil ini bisa menurunkan biaya produksi sehingga harga jual mobil juga murah.

SWA.CO.ID

#Industri Otomotif
#Kementerian Perindustrian
#Airlangga Hartarto

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi