Ini Dia Mazda MX-5 Soft Top, Roadster Mungil Berkarakter Besar
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Minggu, 12 Maret 2017 13:26 WIB
MAZDA MX-5 SOFT TOP, Roadster Mungil Berkarakter Besar. Bisnis.com

TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai sebuah pabrikan otomotif kecil, reputasi Mazda bisa dibilang besar. Mobil-mobilnya telah memenangkan berbagai penghargaan dunia.

Tapi yang paling menarik perhatian saya adalah Mazda MX-5 atau biasa disebut Miata. Roadster ini meraih dua penghargaan yakni  World Car of The Year sekaligus World Car Design of The Year 2016.

Baca Juga: Abarth 124 Spider, Siap Tantang Mazda MX-5 Miata

Penghargaan tersebut mengukuhkan dirinya lebih unggul dari Audi A4  dan Mercedes-Benz GLC. Ketika Autovaganza diundang Mazda ke Jepang untuk mencoba MX-5 Soft Top bersama dengan beberapa mobil baru mereka lainnya, saya tak menyianyiakan kesempatan itu.

Begitu tiba di Sirkuit Mine, proving ground Mazda, di Mine City, Yamaguchi, matahari bersinar terik. Meski begitu, bukan winter namanya jika udara dan angin dingin tidak menusuk kulit. Saya – dan banyak wartawan ASEAN lain dari negara beriklim tropis – tak berhenti menggigil.

Tapi saya tak menghiraukannya begitu melihat Mazda MX-5 Soft Top terparkir di pit lane. Warna Soul Red pada mobil mungil tersebut terlihat semakin bercahaya dengan pantulan sinar matahari. This is the moment I have been waiting for. Tanpa ragu saya menghampirinya, seperti besi yang tak mampu menolak daya tarik magnet.

Dengan tak sabar saya membuka pintu dan duduk di jok low-slung berbalut kulit. Setelah mengemudikan new Mazda CX-5 beberapa menit sebelumnya, secara otomatis jari saya menelusuri sisi kursi untuk mencari tombol pengatur elektrik. Tentu saja saya tak menemukannya. Ini mobil yang praktis, jadi saya harus mengatur posisi duduk secara manual.

Simak:Mazda CX-5 Transmisi Manual Akan Langka di Amerika ...

Jujur saja, saat itu saya tak tahu apa saya harapkan darinya. Berbekal mesin SkyActiv 4-silinder segaris berkapasitas 1.5 liter ini, Mazda MX-5 Soft Top hanya menghasilkan tenaga 128 hp dengan torsi 150 Nm. Tapi dimensinya mungil, 3.915 x 1.735 x 1.235 mm (PxLxT).

Apakah ukuran mempengaruhi performa dari mesin berkapasitas kecil tersebut?-Setelah mendapat tanda ok to go, saya menekan pedal gas secara perlahan. Saya terbelalak, akselerasinya begitu berisi. Tak ada ruang untuk lag. Setiap perpindahan gigi dari transmisi SkyActiv-Drive otomatis 6-kecepatan ini, saya merasakan hentakan yang memanjakan adrenalin.

Tak hanya itu, suara geraman dari knalpot membuat bulu kuduk saya berdiri. Saya melirik ke speedometer. Melahap sirkuit sepanjang 3,33 kilometer itu, jarumnya bergerak naik dengan cepat, 80, 100, 120, 140 km/jam. So easy. Di tikungan-tikungan tajam, saya menekan pedal rem dengan lembut. Wow! Ia merespon setiap gerakan kaki kanan saya secara presisi, persis seperti yang saya inginkan. Saat saya membanting setir, tak ada gerakan berlebihan.

Mazda MX-5 Soft Top tunduk pada setiap input yang saya berikan. Mobil ini seperti menyatu dengan saya. Tapi bukan berarti badan saya tak terdorong sesuai G-force yang dihasilkan. Pasalnya mobil ini belum dilengkapi G-Vectoring Control, teknologi terbaru Mazda. But it’s not a big deal. Saat mengendarai MX-5 Soft Top, saya merasakan sendiri komitmen Mazda dalam mewujudkan “ZoomZoom” yang mereka usung.

Baca: Mazda Alihkan Distribusi ke Eurokars, Kenapa?

Saya seperti anak kecil yang mendapat mainan baru. Ketika kembali ke pit lane, rasanya berat untuk meninggalkan kemudi. I wish I can drive this car at my home country. Ini bukanlah harapan kosong. Pasalnya Eurokars selaku distributor Mazda akan memboyong MX-5 versi Soft Top terlebih dahulu ke Indonesia.

Kabarnya, mereka akan membawa varian mesin bensin 2.0 liter yang mampu menyemburkan tenaga sebesar 158 hp dengan torsi maksimal 200 Nm. Melihat angka-angka tersebut, Roadster ini memiliki kelasnya sendiri sehingga sulit untuk mencari head-to-head competitors.

BISNIS.COM

#Industri Otomotif
#Mazda

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi