Porsche Indonesia Luncurkan Mobil Hybrid, Ini Alasannya
Reporter: Tempo.co
Editor: Rully Widayati
Rabu, 21 Juni 2017 23:01 WIB
Porsche 918 Spyder Hybrid menggunakan mesin 4,6-liter V-8 dan 2 motor listrik yang menghasilkan tenaga 887 tenaga kuda (608 dari mesin dan 279 dari dua motor listrik). Akselerasi 0-100 km/jam dicapai dalam 2,5 detik, dan kecepatan maksimum mencapai 340 km/jam. Jason Alden/Bloomberg via Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Porsche Indonesia secara mengejutkan telah mengumumkan untuk merilis produknya yang bermesin hybrid, yakni Panamera Turbo S E Hybrid.

Aksi pemerintah yang tengah berupaya mengembangkan pasar mobil hybrid menjadi alasan perusahaan sehingga berani untuk meluncurkan produk di kelas ini.

"Kami lihat pemerintah Indonesia sedang menyiapkan subsidi dan pengembangan mobil hybrid, makanya kami berani membawa model ini," kata Managing Porsche Indonesia, Christopher Choi, Rabu, 21 Juni 2017.

Satu hal yang menjadi tantangan APM untuk memaarkan mobil hybrid di Indonesia adalah insentif. Christopher menjelaskan, sejauh ini Indonesia kalah dibandingkan negara lain di kawasan regional dalam memberikan insentif untuk kendaraan hybrid.

Insentif ini sangat dibutuhkan untuk memassalkan penggunaan kendaraan ramah lingkungan, serta menekan harga jual mobil hybrid yang memang sangat mahal karena menggunakan teknologi dua mesin yang berbeda.

"Negara lain seperti Thailand memberikan subsidi pajak untuk hybrid sehingga penjualannya bagus. Pasar hybrid di negara lain berkembang karena ada dukungan pemerintah dan infrastruktur," jelasnya.

Namun dia meyakini Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan sebuah regulasi yang akan membantu pengembangan kendaraan jenis ini. Inilah yang meyakinkan perusahaan untuk memboyong mobil hybrid di pasar domestik.

BISNIS.COM

#Industri Otomotif
#Porsche AG

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi