Rio Haryanto Incar Lomba Triatlon IronMan di Hawaii
Reporter: Tempo.co
Editor: Wawan Priyanto
Senin, 11 Desember 2017 09:25 WIB

TEMPO.CO, JakartaRio Haryanto tak sepenuhnya meninggalkan dunia olahraga setelah setahun lebih tak balapan. Mantan pembalap F1 Manor Racing itu kini menekuni triatlon, olahraga yang menggabungkan renang, balap sepeda, dan lari tanpa jeda alias nonstop. “Saya menyukai lomba triatlon karena tantangannya sangat berat. Secara fisik berat sekali,” kata Rio kepada Tempo, Senin, 27 November 2017.

Triatlon bukan hal baru bagi Rio. Ketiga olahraga itu sudah menjadi menu latihannya sejak ia terjun ke balapan gokar 15 tahun lalu. Dia merasa lari adalah bagian paling berat dalam triatlon, termasuk saat transisi dari balap sepeda ke lari.

Baca: Menjelang Tes Mobil Super Formula, Ini Persiapan Rio Haryanto

Mei lalu, Rio mengikuti lomba Bintan Triathlon dan mampu menyelesaikan lomba dengan standar jarak Olimpiade, yakni 1,5 kilometer renang, 40 kilometer balap sepeda, dan 10 kilometer lari. Bersaing dengan 1.400 atlet dari 30 negara, ia menyentuh garis akhir di urutan keempat pada lomba pertamanya itu.Rio Haryanto bersama pelatih fisik Dennis van Rhee di lomba Belithong Triatlhon, 9 September 2017. Rio harhasil menempati peringkat ketiga di lomba ketahanan renang (1,5 kilometer), sepeda (40 kilometer), dan lari (10 kilometer). Dok. Rio Haryanto.

Rio kembali menguji fisiknya di Belitong Triathlon, September lalu. Dengan jarak tempuh sama dengan di Bintan, ia memperbaiki prestasinya dengan meraih peringkat ketiga. “Saya ingin sekali ikut IronMan Triathlon di Hawaii,” ujarnya.

IronMan Triathlon merupakan satu dari kejuaraan triatlon jarak jauh di bawah naungan World Triathlon Corporation yang menempuh jarak 3,86 kilometer renang, 180,25 kilometer balap sepeda, dan 42,20 kilometer lari.

Menurut Rio, persiapan yang diperlukan untuk lomba triatlon dengan balap mobil berbeda. Balap mobil, lanjut dia, memerlukan latihan otot yang lebih dari sekadar bersepeda, renang, dan lari. "Latihan otot yang diperlukan untuk balap mobil di gym," tuturnya.

Simak: Diundang Honda Tes Mobil Super Formula, Ini kata Rio Haryanto

Meski serius di triatlon, pembalap kelahiran Solo, 22 Januari 1993, itu tetap berambisi segera kembali ke lintasan balap. “Saat ini masih terus berusaha,” ucapnya. Rio Haryanto menguji mobil Super Formula bersama Honda di Sirkuit Suzuka, Jepang, 6-7 Desember lalu. Ini kedua kalinya ia menguji mobil balap setelah September lalu menjajal mobil Formula E di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, September lalu.


 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi