Regulator Pasar AS Selidiki CEO Tesla Elon Musk Terkait Perdagangan Saham
Reporter: Gooto.com
Editor: Rafif Rahedian
Jumat, 25 Februari 2022 16:15 WIB
Elon Musk. Instagram
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Regulator pasar Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah menyelidiki CEO Tesla Elon Musk terkait masalah perdagangan saham. Pemilik perusahaan mobil listrik itu nantinya bakal diperiksa apakah ia melanggar aturan perdagangan orang dalam penjualan saham tahun lalu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut laporan Wall Street Journal melalui Reuters, Komisi Sekuritas dan Bursa dilaporkan meluncurkan penyelidikannya setelah Kimbal Musk, saudara Elon, menjual USD 108 juta saham Tesla tahun lalu. Itu terjadi sehari sebelum penurunan signifikan dalam harga saham Tesla.

Seperti yang sudah diinformasikan sebelumnya, nilai saham Tesla mengalami penurunan tajam. Itu disampaikan langsung oleh Elon Musk melalui unggahan jajak pendapat di akun Twitter pribadinya. Dalam postingan itu, ia menanyakan apakah dia harus menjual 10 persen sahamnya di perusahaan?

Saat ini tim penyelidik tengah memeriksa apakah Elon Musk memberi tahu saudaranya, yang juga merupakan anggota dewan direksi Tesla. Nantinya regulator pasar AS bakal melihat keterkaitan antara unggahan Elon Musk dan tindakan Kimbal Musk.

Dalam aturan regulator, karyawan dan manajer perusahaan yang resmi terdaftar biasanya tidak boleh membeli atau menjual sekuritas ketika mereka mengetahui informasi yang belum dipublikasikan. Dengan begitu, tindakan Kimbal Musk yang menjual saham Tesla dinilai salah.

Menanggapi masalah ini, United States Securities and Exchange Commission (SEC) turut berkomentar. SEC diketahui sempat terlobat konflik dengan Elon Musk pada 2018 ketika bos mobil listrik itu menyatakan ingin memiliki dana untuk mengeluarkan Tesla dari pasar saham. Elon Musk dan Tesla pun setuju untuk membayar sekitar USD 20 juta sebagai bagian dari penyelesaian masalah.

Kini seorang pengacara Tesla mulai kembali menyalakan konflik baru dengan menyebut SEC sebagai piahk penyelidikan yang tak berdasar terhadap Musk.

Baca: Mobil Listrik BYD Lebih Laris di Pasar Otomotif Cina Ketimbang Tesla

REUTERS

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi