Pembalap Ferrari Tak akan Mengulangi Kesalahan di Sprint Race F1 Amerika 2023
Reporter: Gooto.com
Editor: Kusnadi Chahyono
Minggu, 22 Oktober 2023 13:11 WIB
Carlos Sainz Jr di F1 Amerika 2023. (Foto: Scuderia Ferrari)
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, JakartaCharles Leclerc mengakui kehilangan momentum selepas start di Sprint Race F1 Amerika 2023, Sabtu, 21 Oktober. Start dari posisi dua, ketika ingin menekuk Max Verstappen tetapi dimanfaatkan oleh Lewis Hamilton untuk mengambil celah. Menjadikan pembalap asal Monaco ini hanya finis posisi 3.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Ada peluang di awal jadi saya memanfaatkannya dan mencoba menyalip Max (Verstappen) di tikungan pertama. Saya kehilangan posisi dari Lewis Hamilton di sana, Mercedes sedikit lebih kuat dalam hal kecepatan balapan dari yang kami harapkan dan jadi sekarang kami harus berusaha untuk selangkah lebih maju dalam balapan tersebut,” ujar Charles Leclerc.

Strategi untuk hadapi F1 Amerika yang putarannya lebih banyak hingga 56 lap ketimbang Sprint Race (19 lap) membuat tim Scuderia Ferrari sudah merencanakan mendapatkan seluruh datanya di Sprint Race. Penggunaan ban berbeda antara Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr.

“Kami memiliki cukup banyak data yang tersedia untuk dianalisis, saat kami menjalankan kedua mobil kami dengan strategi berbeda, yang membantu kami mendapatkan insight tentang perilaku kompon Soft. Semoga ini memberi kami keuntungan besok dan kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk membawa pulang kemenangan,” ujar Charles Leclerc.

Charles Leclerc di Sprint Race F1 Amerika 2023. (Foto: Scuderia Ferrari)

Carlos Sainz Jr. seakan merasa menjadi kelinci percobaan strategi di Sprint Race untuk hadapi Full Race hari Minggu, 22 Oktober.

“19 lap itu sulit. Memilih yang lunak adalah risiko yang kami ambil, meskipun kami tahu pada akhirnya kami akan kesulitan menghadapi kecepatan dan degradasi. Saya memulai dengan baik dan beberapa overtaking yang bagus membawa kami ke P4 di lap pertama, tapi sejak saat itu datanglah bagian yang sulit, semuanya tentang manajemen ban dan pertahanan,” ujar Carlos Sainz Jr. yang hanya finis posisi 6.

Gap waktu ketertinggalan dengan pemenang Sprint Race juga cukup jauh, Carlos Sainz Jr. tertinggal hingga 28,307 detik di garis finis.

“Menahan serangan Lando Norris dan Sergio Perez sangat sulit dan pertarungan dengan George Russell sama sekali tidak mudah, namun kami berhasil membawanya pulang dan mencetak beberapa poin,” ujar Carlos Sainz Jr.

“Sekarang kami fokus pada balapan hari Minggu, kami punya lebih banyak informasi untuk dianalisis dan kami akan mencoba memaksimalkan hari Minggu kami,” yakin pembalap Spanyol bernomor #55 ini.

Frederic Vasseur Team Principal Scuderia Ferrari angkat bicara perihal strategi berbeda antara Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr. Dirinya beranggapan data yang didapat di Sprint Race dapat diolah untuk targetkan kemenangan di F1 Amerika.

“Kami tidak bisa sepenuhnya puas dengan balapan hari ini, namun 19 lap ini sangat berguna untuk memberi kami gambaran yang lebih jelas tentang situasi, posisi tim, dan pilihan kami saat berada di grid besok. Kami membagi strategi antara kedua mobil untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin mengenai perilaku ban dalam jangka panjang,” ujar Frederic Vasseur.

Adapun Frederic Vasseur mengakui berdampak pada Carlos Sainz Jr. kesulitan di tengah balapan, namun berhasil bertahan dari serangan Mercedes. 

“Charles Leclerc sedikit menderita akibat apa yang terjadi di awal, tapi dia masih mencetak banyak poin. Kami memulai dengan dia di posisi terdepan besok, tapi itu masih akan menjadi tantangan yang sangat sulit. Kami harus berupaya meningkatkan kecepatan balapan kami, mengeluarkan semua potensi dari paket kami,” ujar Frederic Vasseur.

Pilihan Editor: Max Verstappen Raih Podium Kemenangan Sprint Race F1 Amerika 2023

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi