Nissan Leaf Diperkirakan Berbanderol Rp 355 - Rp 406 Juta
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 18 Maret 2010 21:53 WIB
Nissan Leaf. Dok: Nissan

TEMPO Interaktif, Tokyo: Beberapa pabrikan otomotif kini tengah bersiap meluncurkan kendaraan bertenga listrik. Konsumen pun menunjukkan minta mereka terhadap kendaraan tersebut. Salah satu kendaraan listrik yang paling banyak membetot perhatian publik saat ini adalah Nissan Leaf.

Tak pelak, kehadirannya pun dinantikan Begitu pun dengan informasi banderol harganya. Ihwal banderol harga itu, harian Mainichi Shimbun seperti dikutip autoevolution.com, Kamis (18/3) menyebut, Nissan Motors akan membanderol Nissan Leaf di kisaran 3.5 - 4 juta yen atau US$38,667 - US$44,191 atau sekitar Rp355,73 - Rp 406,55 juta.

"Meski besaran harga ini belum akurat benar, tetapi banderol dalam dolar akan sama, tapi Leaf terlihat mahal," sebut harian itu.

Meski demikian, Mainichi Shimbun mengatakan banyak orang akan tertarik dengan mobil listrik itu. Nissan Leaf yang mampu mengangkut lima orang dewasa itu mampu melaju hingga jarak 160 kilometer bila baterai terisi penuh. Kunci dari performa Leaf seperti adalah teknologi regenerative braking system yang dirancang oleh para insinyur Nissan.

Piranti itu akan mendaur ulang energi yang telah disemburkan mesin kala pengemudi melakukan pengereman. Sehingga energi listrik tidak akan hilang begitu saja saat dilakukan pengereman, tetapi justeru didaur ulang menjadi sumber energi baru bagi mobil. Itulah daya tariik dari Leaf.

Nissan Leaf dipasarkan secara kredit melalui lembaga pembiayaan maupun secara tunai. Paket penjualan termasuk pembelian baterai.

"Pemasaran Nissan Leaf menggunakan pendekatan one stop shoping, mulai dari pemesanan hingga pemasangan charger baterai di rumah," tutur Carlos Tavares, Chairman Nissan Amerika. "Kami ingin orang merasa nyaman dengan mobil ini, nyaman dikendari dan ramah terhadap lingkungan," tandas dia.

Sementara itu, Carlos Ghosn, Kepala Eksekutif Nissan-Renault saat memberi keterangan perkenalan Nissan Leaf di ajang Geneva Motor Show 2010 yang digelar 3 - 14 maret lalu mengatakan, Leaf akan menjadi pemain utama di pasar mobil listrik dunia.

"Kami yakin pada 2011 akan menjadi satu-satunya yang ada di pasar," papar Ghosn seperti dikutip Leftlinenews.com, Senin (10/3).

Lantas, Ghosn pun menyodorkan satu bukti. Di Amerika Serikat, mobil ini telah dipesan 56 ribu unit, meski belum resmi diluncurkan.

ARIF ARIANTO

#Info Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi