Sisi Lain Pameran Otomotif, Jadi SPG Tak Hanya Sekadar Penampilan Seksi  
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Minggu, 23 Agustus 2015 04:59 WIB
Seorang Sales Promotion Girl (SPG) berpose di depan mobil Jeep yang dipamerkan pada pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015 di Kemayoran, Jakarta, 19 Agustus 2015. Pameran otomotif terbesar di Indonesia ini resmi dibuka hari ini hingga 30 Agustus 2015. Tempo/Tony Hartawan
Iklan
Iklan

TEMPO.CO , Jakarta:  Pameran otomotif selalu identik dengan gadis-gadis ayu berpenampilan seksi. Begitu pula dengan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015, penampilan sales promotion girl (SPG) sepertinya harus mutlak ada. Tak hanya sebagai pemanis stan, para wanita muda juga berperan  sebagai garda terdepan dalam mempromosikan produk kepada konsumen.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dinda, seorang SPG di booth sebuah distributor mobil sport, mengatakan bahwa seorang SPG di pameran mobil seperti IIMS tidak hanya bermodal paras cantik. Ia mengklaim  hampir semua SPG di IIMS telah menerima pelatihan singkat tentang produk yang akan ditawarkan.

“Sebelum pameran kita ditraining dulu soal spesifikasi mobilnya biar bisa jelasin ke konsumen. Nanti kalau konsumen niat beli baru kita arahin ke orang sales,” ucap Dinda.

Dinda menyadari paras cantik  SPG membuat  mereka sering digoda konsumen-konsumen iseng. “Nggak pernah sih ketemu konsumen yang rese, paling cuma minta kenalan atau minta nomer telepon. Kalau gitu saya biasanya bilang dengan sopan kalau tugas saya cuma menawarkan produk,” ucapnya.

Nanda, SPG di booth Nissan, mengatakan tidak memungkiri bahwa fungsi utama SPG adalah sebagai pemanis. “SPG yang cantik pasti kan bakal menarik pengunjung yang mayoritas laki-laki,” ujarnya sambil tersenyum.

Nanda juga mengatakan bahwa dirinya tidak dituntut untuk memahami soal otomotif sebelum dipekerjakan sebagai SPG. “Nggak harus paham otomotif, kalau ngerti lebih bagus kan jadinya lebih cepet inget waktu briefing. Tapi dari klien nggak minta itu (paham otomotif)”, jelasnya.

RADITYA PRADIPTA

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi