Daihatsu Pastikan 'Xenia Maut' Bukan Masalah Teknis  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 23 Januari 2012 17:15 WIB
Petugas memeriksa mobil Xenia nopol B 2479 XI yang menewaskan sembilan orang di Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, (22/1). ANTARA/ Dhoni Setiawan

TEMPO.CO, Jakarta -PT Astra Daihatsu Motor selaku Agen Pemegang Merek Daihatsu menyatakan tak ada persoalan teknis Daihatsu 'Xenia maut'. Teknologi penunjang keamanan dan keselamatan mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) Daihatsu itu diklaim telah memenuhi standar keamanan kendaraan internasional.

"Kami telah diminta oleh kepolisian untuk memeriksa aspek teknis Daihatsu yang mengalami kecelakaan itu. Hasilnya, tidak ada persoalan secara teknis," tutur Ahmad Saufi, Technical Division Head PT ADM, saat dihubungi Tempo di Jakarta, Senin 23 Januari 2012.

Beberapa komponen pengereman, antara lain tabung minyak rem, master dan booster rem, kanvas rem, pedal rem, serta cakram rem, tidak mengalami masalah. Semua komponen dalam kondisi baik. "Hanya, ban depan ketika kami lihat ada sedikit over pressure atau kelebihan tekanan angin, dan di lokasi kejadian tidak ada bekas tanda-tanda pengereman," ujar Suafi.

Hal senada diungkapkan Rio Sanggau, Marketing Domestic Head PT ADM. Seperti Saufai, Rio mengaku menjamin secara teknis peranti penunjang keamanan dan keselamatan Daihatsu Xenia mulai generasi pertama hingga yang terbaru telah memenuhi standar internasional.

Menurut Rio, prototipe Daihatsu Xenia dibuat di Jepang. Negara ini terkenal sangat ketat dalam hal komponen keamanan dan keselamatan. Bahkan saban tiga bulan sekali Daihatsu Indonesia wajib membuat laporan tentang kejadian dan perkembangan teknis yang ada di mobil tersebut.

"Jadi bila komponen tidak memenuhi standar pasti produk akan dihentikan oleh prinsipal kami," tutur Rio.

Bukti kualitas teknis mobil itu diterima pasar internasional adalah mobil tersebut juga diekspor ke berbagai negara, antara lain di Timur Tengah dan Afrika serta beberapa negara Asia. Sejauh ini, lanjut Saufi, tidak ada keluhan yang berkaitan dengan persoalan teknis.

Baik Saufi maupun Rio meminta masyarakat membedakan antara persoalan teknis yang terjadi karena kelalaian pemilik mobil dan persoalan teknis bawaan pabrik. Sebab, lanjut Suafi, sebagus apa pun produk yang bersangkutan dan secanggih apa pun teknologi yang digunakan bila pemakaian dan perawatannya tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan, mobil akan bermasalah.

ARIF ARIANTO

Berita PilihanEmpat Korban Kecelakaan Maut Xenia Satu Keluarga Salah Satu Kawan Sopir Xenia Maut Memakai Ganja Dua Gol Penalti Ronaldo Menangkan MadridRagam Cara Rayakan Imlek 10 ABK Indonesia Dapat Perlakuan Tak Manusiawi

#Kecelakaan Angkutan Umum

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi