Inilah Mobil Mitsubishi yang Paling Laris
Reporter: Tempo.co
Editor: Burhan Sholihin Koran - Red. Ut
Rabu, 22 April 2015 20:41 WIB
Mitsubishi Outlander Facelift. Carsscoop.com

TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan secara wholesales Mitsubishi di segmen kendaraan penumpang dan niaga ringan pada kuartal I/2015 hanya 20.806 unit, turun sekitar 13,5% dari periode yang sama tahun lalu yang mencapai 24.044 unit. Dari penjualan itu, yang terlaris adalah mobil T 120 sebanyak 7.449 unit.

Group Head MMC Sales Group PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Imam Choeru Cahya mengakui pasar mobil pada kuartal I/2015 cukup berat karena terdampak pelambatan ekonomi.

Meski demikian, pihaknya masih optimistis ke depan penjualannya akan merangkak naik sehingga target penjualan tahun ini sekitar 95.000 unit akan tercapai. Menurut dia, optimisme itu berdasar kepada rencana pemerintah memperbaiki variabel ekonomi makro dan merealisasikan program pembangunan.

“Semester II harapannya penjualan kendaraan bisa naik seiring trust masyarakat kepada pemerintah. Kami masih optimis dan sampai saat ini belum akan merevisi target,” katanya.

Bahkan menurutnya, secara total pasar mobil pun hingga akhir tahun ini belum bisa diperkirakan menurun karena kondisi pasar yang masih fluktuatif. Di segmen kendaraan penumpang dan niaga ringan pabrikan asal Jepang tersebut memiliki tujuh line up andalan.

Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), secara rinci penjualan Mitsubishi pada kuartal I/2015 yaitu T 120 sebanyak 7.449 unit, L 300 mencapai 6.860 unit, Pajero Sport 2.535 unit, Outlander Sport 513 unit, Mirage 1.933 unit, Delica 169 unit, dan Strada Triton 1.347 unit.

Sedangkan pada kuartal I/2014 penjualan masing-masing line up adalah T 120 sebanyak 8.342 unit, L 300 mencapai 7.916 unit, Pajero Sport 3.386 unit, Outlander Sport 988 unit, Mirage 1.607 unit, dan Strada Triton 1.805 unit. Untuk Delica baru dipasarkan pada akhir 2014.

Sepanjang 2014 Mitsubishi berhasil menjual 88.198 unit kendaraan penumpang dan niaga ringan. Operating General Manager of MMC Marketing Division PT KTB Irwan Kuncoro mengamini Imam terkait pelambatan ekonomi yang cukup memukul penjualan mobil.  

Terlebih, lanjut dia, kendaraan penumpang Mitsubishi yang dipasarkan di Indonesia sebagian besar masih diimpor secara utuh atau CBU. Ada pun kendaraan yang sudah dirakit di Indonesia seperti Outlander Sport karena merupakan produk global lokal kontennya sangat dibatasi.

“Rupiah masih terdepresiasi dan sangat mempengaruhi kami. Harapan kami ini sementara,” ujarnya.

Imam menambahkan, selain karena harapan terhadap pemerintah, pihaknya percaya penjualan akan terkatrol karena beberapa produk baru yang ditawarkan. Delica di segmen multi purpose vehicle (MPV) mewah diharapkan terjiual hingga 1.000 unit tahun ini.

Jumlah tersebut diklaim Mitsubishi akan mengambil sekitar 40% pangsa pasar di kelasnya. Imam mengatakan jika performa penjualan Delica kuartal pertama tahun ini belum sesuai harapan. Hal itu dikarenakan Delica mengalami masalah dalam dokumen tapi saat ini sudah diatasi.

Sedangkan New Mirage yang kuartal I tahun ini sudah memperlihatkan pergerakan yang menanjak, sepanjang 2015 diharapkan laku minimal 7.500 unit naik dari tahun lalu yang hanya 6.250 unit.

Imam melanjutkan, pada semester II/2015 pun pihaknya akan meluncurkan New Strada Triton yang penjualannya diharapkan bisa bertumbuh 10% dari tahun lalu. Kendaraan kabin ganda andalan Mitsubishi itu pada 2014 terjual 6.539 unit.

Sementara itu di segmen crossover Outlander Sport tahun lalu menguasai sekitar 32,4% pangsa pasar dengan penjualan 4.346 unit.  Pajero Sport terjual 12.411 unit dengan pangsa mencapai 29% di segmen sport utility vehicle (SUV). Keduanya diharapkan dapat mempertahankan pangsa pasar yang telah diraih.

Di kelas pikap ringan dan medium tahun lalu T 120 SS menguasai pangsa hingga 17% dan tahun ini diperkirakan meningkat menjadi 19%. Sedangkan L 300 tahun lalu pangsa pasarnya hampir 70% dan tahun ini tetap berusaha menjadi pimpinan pasar.

Bisnis.com

#Mitsubishi

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi