Penjualan Mobil Mewah di Cina Anjlok  
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Rabu, 20 Januari 2016 04:15 WIB
Logo Rolls-Royce. shipbuildingtribune.com

TEMPO.CO, Beijing - Penjualan mobil mewah di Cina tahun lalu anjlok. Dari produsen mobil mewah, Roll Royce mencatat  penurunan drastis sekitar 54 persen. Sedangkan Audi, anak usaha Volkswagen, turun tipis 1,4 persen. Ini merupakan pertama kalinya dalam 26 tahun.

Produsen mobil mewah Inggris, Rolls Royce Motor Limited, Senin lalu mengumumkan penjualan mobil di Cina tahun lalu anjlok 54 persen dari 4.063 unit pada 2014 menjadi 3.875 unit. Selama 5 tahun berturut-turut, penjualan Roll Royce di Negeri Tirai Bambu kurang menggembirakan.

Seperti dilansir dari Chinadaily.com.cn, Selasa 19 Januari 2015, anak usaha Volkswagen, Audi, penjualannya turun 1,4 persen menjadi 570.889 unit. Ini merupakan pertumbuhan yang negatif sejak Audi masuk pasar Cina 26 tahun lalu.

Pertumbuhan yang kurang bagus juga dialami produsen mobil mewah Italia, Maserati. Pada November lalu, Maserati mengumumkan telah menghentikan produksi di pabriknya, di Italia, selama 6 pekan karena dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi Cina.

Namun bos Maserati di Cina, Mirko Bordiga, mengharapkan Cina masih menjadi pasar terbesar buat mereka.  Ia merasa yakin pasar otomotif akan stabil tahun ini. "Khususnya untuk pasar mobil sport SUV akan terjadi peningkatan," ucap Bordiga saat diwawancara media lokal.

Menurut Bordiga, Maserati berharap pada booming-nya pasar SUV. "Tahun lalu, penjualan SUV di Cina mencapai 150 ribu unit."

SETIAWAN ADIWIJAYA

#Industri Otomotif
#Audi
#Cina

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi