Mazda Indonesia Tak Terganggu Recall di Australia  
Reporter: Tempo.co
Editor: Rachma Tri Widuri Staf Redaksi
Rabu, 27 Maret 2013 11:39 WIB
Mazda6. Drive.com.au

TEMPO.CO, Denpasar - Marketing Manajer PT Mazda Motor Indonesia, Astrid Ariani Wijana, optimistis Indonesia tidak akan terpengaruh terkait adanya recall All New Mazda6 di Australia. Menurut dia, produk teranyar itu baru akan diluncurkan di Indonesia pada 10 April 2013. "Kami rasa itu tidak akan berpengaruh ke Indonesia karena kami memang belum mendistribusikan All New Mazda6 tersebut," kata Astrid di sela acara test drive All New Mazda di Denpasar, Bali, Selasa, 26 Maret 2013.

Astrid memastikan, saat peluncuran pada 10 April mendatang, All New Mazda6 yang masuk ke Indonesia sudah tidak bermasalah. Menurut dia, mobil sedan teranyar tersebut baru masuk ke Indonesia sekitar enam unit, yang saat ini tengah digunakan pewarta untuk uji coba. "Yang saat ini digunakan test drive sudah diperbaiki. Jadi sudah tidak masalah," katanya.

Senin lalu, di berbagai media ramai diberitakan bahwa All New Mazda6 di Australia mengalami gangguan pada komponen elektrik, yang menyebabkan panas dan asap yang berpotensi terjadi kebakaran. Sedikitnya, ada sekitar 1.500 unit All New Mazda6 di Australia yang harus ditarik (recall). Dalam berita tersebut, recall dilakukan karena kapasitor untuk menyimpan energi dari pengereman terlalu panas.

Namun, Astrid membantah bahwa yang bermasalah pada produk teranyar Mazda tersebut berasal dari kapasitor. Menurut dia, komponen yang bermasalah adalah ceramic condensor pada converter DC-DC, yang terhubung pada kapasitor. Komponen tersebut berpotensi mengalami panas saat menyesuaikan tenaga yang masuk pada kapasitor.

Komponen-komponen itu yang diusung Mazda dalam teknologi i-ELOOP untuk menghemat energi. i-ELOOP merupakan teknologi regenerative braking yang menggunakan kapasitor sebagai penyimpan listrik sementara karena bisa terisi penuh dalam waktu beberapa detik saja.

Teknologi ini akan mengisi kapasitor saat deselerasi, baik saat mengerem, lepas gas, atau turunan. Dalam beberapa detik, kapasitor sudah bisa penuh dan bisa dilihat di MID. Saat akselerasi, kapasitor akan menggantikan fungsi alternator untuk memberikan listrik kepada komponen kelistrikan mobil, seperti audio, lampu, dan AC.

Apabila terdapat surplus listrik, listrik akan disalurkan untuk mengisi aki sehingga alternator tidak perlu bekerja dan tidak membebani mesin. Hal ini akan mengurangi penggunaan BBM karena beban mesin yang lebih ringan, dan akan membuat seluruh tenaga mesin dapat disalurkan untuk berakselerasi.

ANGGA SUKMA WIJAYA

Berita Terpopuler:Tahanan LP Sleman Sempat Dianiaya Sebelum Ditembak Asal-usul Peluru di Penjara Cebongan Sleman Profil Eyang Subur: Penjahit Jadi Kolektor Kristal Drama 14 Jam Serangan Penjara Cebongan Sleman Gara-gara Eyang Subur, Adi Bing Slamet Dimusuhi

#Info Otomotif

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi