Esemka Tak Risaukan Mobil Murah  
Reporter: Tempo.co
Editor: Rachma Tri Widuri Staf Redaksi
Senin, 23 September 2013 18:16 WIB
Walikota Solo Joko Widodo duduk di atas satu dari 9 mobil Esemka yang baru lulus uji emisi Termodinamika Motor dan Propulsi (BTMP) Serpong saat di depan Balaikota Solo, Jateng, (16/8). ANTARA/Andika Betha

TEMPO.CO, Surakarta - Munculnya mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car/LCGC) yang langsung disambut masyarakat dengan antusias tidak membuat produsen mobil Esemka kecil hati. Humas PT Solo Manufaktur Kreasi selaku produsen Esemka, Sabar Budi, mengatakan target pasar Esemka dengan mobil murah berbeda.

"Kami tidak hanya menjual mobil ke pasaran atau masyarakat umum. Kami juga menjual mobil ke sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk praktek siswa," ujarnya ketika ditemui Tempo, Senin, 23 September 2013.

Dia mengatakan sudah berhasil menjual 80 unit mobil untuk pasaran umum dan 50 unit mobil untuk praktek siswa SMK. Untuk pemesanan, saat ini sudah ada hingga 7 ribu pemesan. Tapi yang memastikan akan membeli Esemka baru 700 orang. "Mereka yang sudah benar-benar berkomitmen membeli," ujar Sabar yang mengaku belum menarik uang muka ke calon pembeli.

Produk yang ditawarkan adalah sport utility vehicle (SUV) Rajawali dengan harga Rp 170 juta dan pick up Bima yang dijual Rp 77 juta.

Namun, perusahaan selalu optimistis bahwa Esemka tetap diminati masyarakat sebab masyarakat rindu pada mobil produksi negeri sendiri. "Spesifikasi mobil Esemka di atas mobil murah dan harganya tidak terpaut jauh," ujarnya.

UKKY PRIMARTANTYO

#Low Cost Green Car | LCGC | Mobil Hijau

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi