Tesla Model 3 Diproduksi September
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Kamis, 23 Februari 2017 20:19 WIB
CEO Tesla Motors, Elon Musk. businessinsider.com

TEMPO.CO, San  Fransisco -  Tesla Inc. akan mulai melakukan produksi massal untuk Model 3 pada September mendatang.

Perusahaan asal Amerika Serikat itu saat ini memang tengah berupaya untuk mengejar target produksi sebanyak 500.000 unit per tahun pada 2018 dengan bertumpu pada Model 3.

Baca Juga: Ford Rancang Mobil Pembaca Wajah

Dikutip dari Reuters, Kamis 23 Februari 2017, rugi bersih perusahaan kepada pemegang saham menyempit menjadi US$ 121,3 juta pada kuartal keempat tahun lalu.

Adapun pendapatan perusahaan itu meningkat sebesar 88 persen menjadi US$ 2,28 miliar. Inilah yang mendorong perusahaan untuk mempercepat proses produksi Model  3.

Rencananya, Model 3 akan menjadi produk andalan Tesla untuk memperluas cakupan pasar, sehingga tidak hanya berkuasa di Amerika Serikat.

Tesla Motors memulai produksi secara massal baterai hemat energi yang akan menjadi bagian utama dari unit mobil listrik.

"Hari ini, di Gigafactory, Tesla dan Panasonic memulai produksi massal sel baterai lithium-ion yang akan digunakan dalam produk penyimpanan energi Tesla dan Model 3." Demikian pernyataan Tesla sekaligus menjadi pengumuman dimulainya produksi dalam situs resminya, hari ini, Kamis, 5 Januari 2017.

Simak: Chevrolet Luncurkan Pesaing Fortuner dan Pajero Sport

Produksi baterai secara massal adalah langkah penting mewujudkan ambisi Tesla terhadap kendaraan Model 3, yang dijual seharga US$ 35 ribu di Amerika Serikat, jauh di bawah harga kendaraan listrik model awal S dan X. Sejauh ini, Tesla telah menerima hampir 400 ribu pemesanan untuk Model 3.

Gigafactory yang terletak di negara bagian barat Nevada, Amerika Serikat, juga bekerja pada teknologi penyimpanan energi perumahan yang dapat digunakan untuk rumah listrik dengan energi matahari.

Tesla mengatakan akan meningkatkan produksi baterai mobil dan produk perumahan. Mereka berharap kapasitas di pabrik Nevada cukup untuk produksi hingga 2018. Tesla dan Panasonic memprediksi Gigafactory akan memiliki 6.500 karyawan pada puncak produksi dan secara tidak langsung mendukung 20 ribu sampai 30 ribu pekerjaan untuk masyarakat sekitarnya.

BISNIS.COM|ANTARA

#Industri Otomotif
#Tesla

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi