Tesla Targetkan Bisa Raih USD 1,8 Miliar dari Penerbitan Obligasi
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan
Senin, 14 Agustus 2017 14:25 WIB
Sejumlah pengunjung melihat Tesla Model 3 saat diperkenalkan pertama kali di California, AS, 28 Juli 2017. Menurut Musk, Tesla akan membuat mobil listrik 500.000 unit per tahun. Pada 2015 Tesla menjual 50.580 unit mobil, sebagian besar model S, sekaligus mengalahkan Nissan Leaf sebagai mobil listrik paling laris di dunia. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta -Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla Inc berharap bisa meraih USD 1,8 miliar dari rencana penerbitan obligasi berjenis junk bond, obligasi dengan rating di bawah level investmen grade atau obligasi berperingkat noninvestasi. Penerbitan junk bond ini rencananya dilakukan bulan ini. Selain untuk menjaga neraca keuangan tetap stabil, dana hasil penerbita obligasi sebagian besar untuk pendanaan produksi mobil listrik terbaru, sedan Model 3.

Seperti dilansir dari BBC News, Minggu 13 Agustus 2017, Tesla menargetkan bisa memproduksi secara massal 5.000 unit sedan Model 3 seminggu menjelang akhir tahun ini.Diperkirakan Tesla telah menggelontorkan sekitar USD 100 juta untuk memproduksi Model 3.

Tesla akan memproduksi mobil listrik sedan Model 3 di pabrik Fremont, Amerika serikat. Namun analis Moody's mengatakan target Tesla terlalu ambisius karena pasar mobil listrik di Amerika Serikat masih kecil.

Pada 4 Agustus lalu, Tesla mengumumkan menargetkan penghimpunan dana sekitar USD 1,5 miliar dari rencana penerbitan obligasi 'sampah' itu. Namun pada Jumat lalu, perusahaan menyatakan bisa meraih US$ 1,77 miliar dari penerbitan obligasi. Awalnya Tesla memperkirakan, obligasi bakal diserap investor instituti. Namun kemudian perusahaan kemudian menyatakan kemungkinan investor swasta yang akan banyak melirik obligasi.

Sebelumnya disebutkan bahwa Tesla mempercepat rencana produksi massal Model 3. Model ini disebut sebagai mobil listrik Tesla yang paling murah (low end) dibandingkan model lainnya. “Agustus 2017 seharusnya sudah diproduksi 100 unit mobil, dan September 2017 di atas 1.500 unit. Kemudian mulai Desember 2017 ketersediaan bisa mencapai 20.000 unit setiap bulan,” kata Elon Musk CEO Tesla, seperti dikutip Reuters, Selasa 4 Juli 2017.

Musk mengatakan Tesla Model 3 ini telah melewati seluruh tahapan yang ditetapkan regulator untuk diproduksi lebih cepat dua pekan dari yang sebelumnya dijadwalkan.

SETIAWAN ADIWIJAYA

#Mobil Listrik
#Tesla

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi