Marquez dan Dovizioso Bersaing Ketat, Ada Peluang Team Order?
Reporter: Tempo.co
Editor: Eko Ari Wibowo
Jumat, 22 September 2017 16:41 WIB
Pembalap Moto GP Marc Marquez dari Spanyol memimpin di depan Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci (kanan), dan Maverick Vinales (kiri) dalam San Marino Moto Grand Prix di sirkuit Misano di Misano Adriatico, Italia, 10 September 2017. AP/Antonio Calanni

TEMPO.CO, JakartaMarc Marquez dan Andrea Dovizioso saat ini menempati posisi puncak dengan nilai yang sama 199 poin dengan sisa lima seri. Persaingan ketat keduanya bisa memunculkan adanya team order. Saat di MotoGP Misano, Danilo Petruci, Pembalap Pramac Ducati menyatakan siap membantu Dovizioso meraih gelar juara dunia bagi Ducati.

Jika menilik ke peraturan yang dibuat Dorna selaku penyelenggara MotoGP tidak ada peraturan yang mengatur soal team order. Pada peraturan 1.21.2 menyebut bahwa pembalap harus memacu motornya dengan cara yang bertanggung jawab dan tidak menimbulkan bahaya bagi pembalap lain baik di lintasan maupun di pitlane.

Baca: Jadwal MotoGP Aragon 2017: Marquez: Persaingan Akan Sangat Panas

"Setiap pelanggaran peraturan ini dapat dikenakan sanksi oleh FIM," begitu bunyi aturan tersebut.

Dengan kata lain, jika seorang pembalap ingin membantu dan menghalangi pembalap lain agar menguntungkan rekan satu timnya tidak menjadi masalah. Apabila bantuan tersebut sampai menimbulkan bahaya bagi pembalap lain maka bisa terancam terkena sanksi.

Namun, upaya pembuktian bahwa adanya team order bisa kena sanksi akan sulit. Artinya, asal tidak ada pembalap yang jatuh sebagai akibat langsung dari tindakan pembalap lain.

Baca: Kata Van Der Mark Soal Ngototnya Rossi Tampil di Aragon

Selain Marc Marquez dan Dovizioso, Maverick Vinales juga memiliki peluang untuk menjadi juara dunia yang berselisih 16 poin. Kemudian Valentino Rossi 42 poin dan Dani Pedrosa 49 poin.

CRASH | EKO ARI

#MotoGP
#MotoGP
#Marc Marquez

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi