Cuaca Tak Menentu, Periksa AC Mobil Anda  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 7 Januari 2010 10:27 WIB
www.worldcarfans.com
TEMPO Interaktif,Jakarta: Akhir-akhir ini cuaca tak bisa diramalkan. Meski masih termasuk musim hujan, sengatan matahari begitu terik tak ubahnya kemarau. Di saat seperti ini, tentu peranan piranti pendingin udara atau air conditioner (AC) di dalam mobil memiliki peran yang penting bagi Anda yang saban hari menjalani kegiatan rutin dengan menggunakan mobil. Namun, betapa menyebalkan bila ternyata AC tak berfungsi maksimal atau bahkan sudah tak berfungsi lagi meski sekilas terlihat tak ada persoalan dengan alat itu.

Menurut Suhendra, pemilik bengkel Duta Mitra, spesialis AC di kawasan Pinang, Ciledug, Tangerang, kondisi AC seperti itu ada beberapa kemungkinan. Dinatara permalasahan itu adalah, selang atau host yang bocor, kondensor yang terhalang kotoran, atau evaporator yang tersumbat debu.

“Karena itu, merawat AC secara rutin jauh lebih baik. Memang, kelihatannya kita mengeluarkan biaya rutin untuk keperluan yang tidak penting. Tetapi kalau AC sudah jebol biayanya jauh lebih mahal. Jadi pilih yang mana?,” tuturnya kepada Tempo, Kamis (07/01).

Namun, merawat AC tak harus mengganti komponen atau bagian-bagian dari AC. Bahkan perawatan bisa dilakukan sendiri dan tidak setiap hari. “Bisa seminggu atau bahkan sebulan sekali, yang penting rutin. Dan yang penting adalah perlakuan keseharian kita kepada AC, yaitu matikan tombol switch AC bila akan mematikan mobil. Ini bisa mengurangi Freon tidak terbuang percuma saat mesin dinyalakan lagi, juga menghindari hentakan ke AC terutama kinerja blowernya,” tandas Hendra.

Perawatan bisa dimulai dengan memeriksa bagian-bagian penting dari AC. Mulai dari bagian selang, pastikan bagian ini tidak ada kebocoran. Caranya, hidupkan mesin mobil dan aktifkan AC dan buka kap mesin mobil kemudian rabalah selang AC. Bila terasa ada angina yang keluar dari bagian selang itu berarti ada kebocoran. Untuk mengatasi hal ini Anda bisa menambal atau mengganti selang. “Tetapi untuk penggantian mintalah tolong orang yang ahli. Jangan hanya coba-coba, akibatnya bisa fatal,” terang Hendra.

Setelah itu periksalah receiver dryer, pastikan masih layak pakai atau sudah rusak. Bila ternyata sudah tak layak, segera ganti. Sebab, bila kerusakkan pada komponen ini dibiarkan maka akan merembet ke bagian-bagian lain seperti seperti expansion valve, kompresor dan bagian lainnya. Sehingga biaya perbaikan yang harus Anda keluarkan pun cukup bertambah banyak.

Bagian lainnya yang perlu diperiksa adalah kondensor. Komponen ini bentuknya mirip radiator dan biasanya terletak didepan radiator. Untuk membersihkannya, semprotkan air dengan kencang di saat Anda mencuci mobil. Sebab kondensor biasanya banyak dihinggapi debu atau kotoran lainnya. Bila kotoran atau debu itu dibiarkan dan mengeras bisa mengakibatkan karat atau keropos sehingga kondensor bocor.

Masih di bagian kondensor, jangan lupa untuk memastikan kipas berfungsi dengan baik. Piranti yang berada persis di depan kondensor itu sangat vital meski bentuknya sepele. Pasalnya kipas yang tidak berfungsi berpengaruh pada kompressor atau selang karena mengalami tekanan panas yang tinggi. Akibatnya bisa meledak.

Selanjutnya, Anda juga perlu membersihkan evaporator yaitu alat yang menghantarkan udara dingin ke dalam kabin. Bila evaporator kotor maka hembusan blower AC akan terhambat. Walhasil udara pun tak dingin.

Tetapi alangkah baik bila Anda tidak merokok di dalam mobil, meski AC dimatikan dan jendela dibuka. Pasalnya, abu rokok yang Anda hisap bisa saja beterbangan terbawa angina dan akhirnya hinggap di bagian evaporator. Selain abunya menyumbat nikotinnya juga melkat di bagian AC sehingga menimbulkan aroma tak sedap.

“Tetapi sangat bagus bila setahun sekali receiver dryer, oil compressor, services blower, evaporator diganti. Sedangkan kondensor dan freon dikuras. Dengan begitu AC akan awet dan udara yang dihasilkan juga segar,” saran Hendra.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi