8.144 Unit Strada Triton Terjual pada 2011
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 6 Maret 2012 14:05 WIB
Mitsubishi Strada Triton (Raju Febrian/TEMPO)

TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan mobil pikap kabin ganda, Mitsubishi Strada Triton, sepanjang tahun lalu naik 32 persen dari 6.169 unit pada 2010 menjadi 8.144 unit pada 2011. "Tahun ini kami akan terus mempertahankan kepemimpinan kami di pasar double cabin," kata Rizwan Alamsjah, Direktur Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian, kepada Tempo, Selasa, 6 Maret 2012.

Rizwan mengungkapkan saat ini Mitsubishi memegang pangsa pasar sekitar 40 persen di segmen kabin ganda. Posisi ini dipegang Mitsubishi sejak pertama kali Strada diluncurkan enam tahun lalu. Mitsubishi berhadapan dengan dua kompetitor yang meluncurkan varian baru di segmen kabin ganda, yakni Chevrolet dan Ford.

Rizwan menganggap persaingan dari kedua merek tersebut sebagai hal biasa. Pihaknya akan terus melakukan pembaruan-pembaruan, terutama berkaitan dengan spesifikasi bagi konsumen yang menggunakan Strada sebagai hobi. Menurut dia, fitur-fitur mewah akan ditambahkan bagi konsumen non-komersial.

Sebagian besar konsumen Strada adalah perusahaan-perusahaan pertambangan dan perkebunan. "Paling banyak di Kalimantan," kata Rizwan. Namun konsumen non-komersial juga terus bertumbuh seiring dengan peningkatan penjualan segmen kabin ganda.

Rizwan memperkirakan pertumbuhan segmen kabin ganda di Indonesia akan meningkat seiring dengan pertumbuhan penjualan otomotif sebesar 5-7 persen, seperti diperkirakan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). "Kira-kira angkanya juga segitulah," katanya.

Gaikindo mencatat pangsa pasar kabin ganda dalam lima tahun terakhir berada di kisaran 2 persen dari total konsumsi mobil di Indonesia. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada 2008 dan 2010, yakni masing-masing sebesar 67 persen dan 44 persen.

Mengenai tantangan global, seperti kenaikan harga baja, Rizwan mengaku hal itu pasti berpengaruh terhadap harga jual. Namun harga Strada tidak bisa berubah-ubah seenaknya. Pasalnya, pembelian kendaraan ini kebanyakan dilakukan dengan sistem kontrak, dengan perusahaan-perusahaan pertambangan dan perkebunan. Saat akan memperbarui kontrak, barulah harga bisa dinaikkan.

GADI MAKITAN

#Produksi Mobil

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi