WAWANCARA RIO HARYANTO, Tak Ada Ruang Kesalahan di Monako
Reporter: Tempo.co
Editor: Gadi kurniawan makitan tnr
Sabtu, 28 Mei 2016 04:50 WIB
Rio Haryanto berkunjung ke kantor Tempo di Jakarta, 12 Februari 2016. Membutuhkan dana yang besar, Rio meminta dukungan pemerintah Indonesia. Dengan nama pemerintah melalui Menpora, Imam Nahrawi bekerjasama dengan PT Kiky Sport, menyatakan siap membantu Rio untuk membayarkan sebagian dana tersebut ke Manor Grand Prix Racing Ltd. TEMPO/Fardi Bestari

TEMPO.COJakarta - Pembalap Indonesia Rio Haryanto akan menjalani balapan di Circuit de Monaco, Ahad, 29 Mei 2016. Rio punya pendapat soal sirkuit yang sebelumnya sudah pernah ia jajal saat masih di seri GP2 dulu. 

“Sirkuit Monako sangat menantang. Ini sirkuit jalan raya dengan 19 tikungan,” kata Rio dalam wawancara dengan Tempo, Rabu, 25 Mei 2016. “Tidak banyak ruang untuk membuat kesalahan. Sedikit kesalahan bisa membuat kerusakan besar di mobil.”

Circuit de Monaco di Monte Carlo memang merupakan sirkuit terlamban di antara lintasan-lintasan Formula 1. Balapan mungkin akan terlihat membosankan. Sebab, tidak akan banyak aksi overtaking, mengingat sempitnya lintasan dan banyaknya tikungan tajam. 

Namun justru di sinilah gengsi berada. Sebab, untuk menang di lintasan yang sempit ini, seorang pembalap dituntut memiliki kecermatan, keterampilan teknik tingkat tinggi, dan keberanian. Satu kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal. 

Rio pun mengenang kembali pengalamannya balapan di Monaco saat masih berkarier di GP2. “Momen yang paling menyenangkan adalah pada 2014 saya naik podium dan sempat mendapatkan pole position di grup,” ujarnya.

Menurut Rio, yang paling penting di Sirkuit Monako adalah mechanical grip, daya cengkeram di tikungan pelan. Selain itu, kualifikasi menjadi hal penting, mengingat hampir mustahilnya seorang pembalap melakukan overtaking. Untuk itu, Rio juga sudah menentukan strategi pada babak kualifikasi besok. “Strateginya adalah mengelola traffic dengan baik,” tutur Rio.  

GADI MAKITAN 

#F1
#Rio Haryanto

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi