Audi Targetkan Penjualan 700 Unit
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 16 Mei 2012 13:57 WIB
Seorang pengunjung melihat mobil audi seri A4 di mall Senayan City, Jakarta, Selasa (15/5). TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Mataram Motor menargetkan bisa menjual 700 unit mobil di Indonesia tahun ini. Target ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu, yaitu sebesar 334 unit.

Audi masih mengandalkan model Audi A4 yang menyumbang hampir setengah penjualan. “Target kami tergantung juga dengan suplai,” kata CEO PT Garuda Mataram Motor Andrew Nasuri, Rabu, 16 Mei 2012.

Dia memperkirakan penjualan mobil mewah pada tahun ini menyentuh angka 10 ribu unit, atau tumbuh ketimbang tahun lalu yang berkisar 7.000 unit. Audi akan memperkenalkan sejumlah varian baru dan perbaikan model lama pada tahun ini, seperti Audi A4, Audi A6, Audi Q3, dan Audi A3. “Audi Q3 rencananya bulan depan dan model baru Audi A4 bulan Juli,” ucapnya.

Indonesia, menurut dia, termasuk lambat memasarkan produk-produk terbaru Audi. Audi A5 seri terbaru yang sudah diperkenalkan tahun lalu, misalnya, baru diluncurkan di dalam negeri pada Mei 2012. Hal ini disebabkan ada downgrade mesin agar memenuhi standar bahan bakar di Indonesia yang masih menggunakan Euro 2.

General Manager PT Garuda Mataram Motor Imelda Muhidin menyatakan, hingga April 2012, Audi sudah mencatatkan penjualan sebanyak 127 unit, atau lebih tinggi dibandingkan periode serupa tahun lalu, yaitu sebesar 80-an unit. Penyumbang terbesar atau sebesar 50 persen dari total penjualan adalah Audi A4.

Hari ini, PT Garuda Mataram Motor meluncurkan Audi A5 seri terbaru. Model coupe terbaru ini merupakan tipe pertama yang diluncurkan pada 2012. Audi A5 terbaru merupakan kelanjutan Audi A5 sebelumnya yang sudah diluncurkan pada 2009.

Audi optimistis varian terbaru ini bisa terjual sebanyak 20 unit tahun ini. Jika permintaan lebih besar, Audi akan meminta tambahan pasokan dari Jerman.

I WAYAN AGUS PURNOMO

#Penjualan Mobil

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi