Peugeot Rugi Rp 64,5 Triliun Tahun Lalu  
Reporter: Tempo.co
Editor: Abdul Malik
Rabu, 13 Februari 2013 17:55 WIB
REUTERS/Jacky Naegelen

TEMPO.CO, Paris - Pabrikan otomotif asal Prancis, PSA Peugeot Citroen, mengumumkan, kinerja perseroan sepanjang 2012 mencatatkan rugi bersih sebesar 5 miliar euro atau Rp 64,5 triliun. Kerugian itu didorong oleh penjualan beberapa aset dan anjloknya pasar otomotif di Eropa yang semakin berlanjut. Nilai kerugian itu merupakan hasil terburuk sepanjang sejarah Peugeot. Pada 2011, Peugeot masih membukukan laba 588 juta euro.

Pendapatan perseroan pada 2012 turun 5,2 persen menjadi 58,4 miliar euro. Tahun lalu, kerugian bisnis divisi otomotif Peugeot membengkak menjadi 1,5 miliar euro dari 92 juta euro pada 2011. Perseroan juga telah menjual beberapa aset senilai 4,74 miliar euro seiring anjloknya penjualan mobil Peugeot dan Citroen.

Meski demikian, Presiden Direktur Peugeot Citroen Philippe Varin mengatakan, rencana pemulihan kinerja perseroan melalui pemangkasan biaya produksi tercapai 1,18 miliar euro atau melampaui dari target 1 miliar euro. “Fondasi bagi pemulihan bisnis kami sudah dimulai,” ujarnya seperti dilansir Reuters, 13 Februari 2013.

Dia menegaskan, tahun ini perseroan menargetkan bisa mengurangi separuh catatan kas operasi negatif atau setara 3 miliar euro, termasuk 2,5 miliar euro dari divisi otomotif.

Pada 7 Februari lalu, Peugeot mengumumkan penjualan aset senilai miliaran euro atas beberapa aset yang dinilai tidak menguntungkan. Dua sumber Reuters yang tidak bersedia disebut namanya mengatakan, dari total aset berwujud perseroan senilai 14 miliar euro (US$ 18,75 miliar), sebagiannya akan dijual. Namun manajemen Peugeot menolak berkomentar soal kabar ini.

Sebelumnya, Peugeot didesak melakukan restrukturisasi usaha melalui perjanjian dengan karyawan di pabrik Aulnay, sebelah utara Paris. Langkah restrukturisasi juga dilakukan oleh pabrikan mobil asal Prancis lainnya, Renault, yang menandatangani perjanjian dengan serikat pekerja.

Peugeot telah mengumumkan pemangkasan jumlah karyawan sebanyak 8.000 orang dan berencana menutup pabrik Aulnay pada 2014. Namun perseroan kemudian memutuskan memindahkan 3.000 pekerja dari pabrik Aulnay ke pabrik lainnya. “Kami sedang bersiap memindahkan mereka secepat mungkin,” ujar juru bicara Peugeot, Jean-Baptiste Thomas.

Adapun Renault—perusahaan yang 15 persennya dimiliki pemerintah Prancis—menargetkan perseroan bisa meraih kesepakatan baru dengan karyawan.

REUTERS | ABDUL MALIK

Berita Populer lainnya:Ulah Ibas Isi Absensi Coreng Citra DPRJokowi Ambil Alih Penanganan Rusun MarundaHatta Ke Pasar Klender, Pedagang Malah Cari JokowiIni Analogi Dedi Mizwar Soal Kasus PKSKPK Bentuk Tim Investigasi Usut 'Sprindik' Anas Petugas Mulai Bersihkan Tanah Longsor Cipularan

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi