Rupiah Loyo, Harga BMW Naik Tahun Depan  
Reporter: Tempo.co
Editor: Rachma Tri Widuri Staf Redaksi
Senin, 2 Desember 2013 18:07 WIB
New BMW M5 saat diluncurkan di Jakarta, (19/11). Mobil mewah asal Jerman ini memiliki grill dengan model terbaru yaitu berdesain double spoke dan headlamp yang sudah mengadopsi adaptive LED Headlights. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Agen pemegang merek di kelas premium, BMW Group Indonesia, akan segera menaikkan harga jual produknya pada tahun depan. Head of Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie Otania, mengatakan kenaikan harga didorong oleh pelemahan nilai kurs rupiah.

"Rangkaian kendaraan BMW tahun depan akan mengalami kenaikan harga. Bagi konsumen yang memang tertarik melakukan pembelian kendaraan BMW, sekarang merupakan saat yang tepat," katanya kepada Tempo di Jakarta, Senin, 2 Desember 2013. Sayangnya, BMW Indonesia masih belum mau membeberkan berapa kenaikan harga yang akan diberlakukan.

BMW Group Indonesia, kata dia, optimistis potensi pasar kendaraan premium di Indonesia tahun depan masih terus tumbuh walaupun ada kenaikan harga. Hal ini didukung oleh perkembangan ekonomi Indonesia yang diharapkan dapat mencapai 6,5 persen.

Selain itu, Jodie mengatakan, berdasarkan data eksternal dari survei yang dilakukan oleh Nielsen (Nielsen Global Survey of Consumer Confidence and Spending Intentions), Indonesia merupakan negara paling optimis terhadap kondisi finansial meskipun cukup banyak tantangan di tahun depan.

Menurut Jodie, hingga Oktober, penjualan BMW Group Indonesia (termasuk penjualan MINI) mencapai 2.328 unit. Angka ini naik 11 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2.077 unit. Untuk produk BMW saja (di luar MINI), penjualan mencapai 1.916 unit, naik 10 persen dibandingkan dengan 10 bulan pertama di tahun 2012 yang mencapai 1.788 unit.

Pada periode Januari-Oktober, BMW Seri 3 mencatatkan penjualan terbanyak dibanding produk BMW lain, yaitu 760 unit. Peringkat kedua ditempati BMW Seri 5 dengan penjualan 436 unit. BMW X1 menempati peringkat ketiga dengan penjualan 355 unit, sementara BMW X3 terjual sebanyak 194 unit pada Januari-Oktober. BMW X5 menempati peringkat kelima dengan penjualan 58 unit.

ANANDA TERESIA

Baca juga:Kabar Hoax Tingkatkan Jumlah Pemasang RFIDDana Relokasi Waduk Jatigede Terserap 60 PersenApindo: Pengusaha Jangan Sembarang Naikkan HargaPilot Istirahat, Lion Air Terlambat 3,5 Jam

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi