Maxus Saingan Mercedes dalam Pasar Kendaraan Niaga Indonesia
Reporter: Tempo.co
Editor: Saroh mutaya
Selasa, 25 Agustus 2015 22:00 WIB
Seorang model berpose di samping mobil Infiniti Q50 yang dipamerkan di pameran otomotif Guangzhou Auto Show 2013 di Guangzhou, China, (21/11). (AP Photo/Kin Cheung)

TEMPO.CO, Jakarta - Merek kendaraan komersial, Maxus, yang dimiliki BUMN otomotif China, SAIC Motor Corporation Limited, tegas menyatakan kehadiran mereka di ceruk pasar kendaraan niaga di Indonesia. 

Mereka ikut dalam gelaran akbar Gaikindo Indonesia International Auto Show di ICE Serpong, Tangerang Selatan, 20-30 Agustus 2015.

Di ajang itu, mereka diwakili oleh agen tunggal pemegang merek PT Weststar Maxus Indonesia yang merupakan bagian dari pemegang merek kendaraan Maxus di Malaysia sekaligus anggota dari The Weststar Group.

Pada ajang itu pula Westar Maxus meluncurkan mobil van niaga Maxus V80 yang diklaim populer, sangat sesuai digunakan untuk kendaraan komersial serbaguna dan dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan maupun selera pengguna.

 
Di kelas van besar ini, Maxus relatif belum menemukan pesaing berarti. Dulu Mercedes-Benz pernah meluncurkan kelas ini, disusul Volkswagen Caravelle. Pun ukuran fisiknya masih kalah besar dengan Maxus V80 ini, sang pendatang baru yang mencoba peruntungannya di Indonesia berhadapan dengan merek-merek mapan. 

V80 memiliki daya angkut hingga 3,5 ton dengan dibesut mesin turbodiesel 2,5 liter yang mampu menghasilkan tenaga maksimal setara 136 tenaga kuda (hp) pada tingkat putaran mesin 3.800 rpm dan torsi maksimal 330 Nm per 1.800 rpm.

Di Indonesia, V80 ditawarkan dalam tiga model yakni mobil van penumpang, long-wheelbase panel van dan short-wheelbase panel van.

Selama GIIAS, Maxus menawarkan V80 dalam 11 tipe mulai dari tipe standar van penumpang seharga Rp495.000.000 untuk OTR Jakarta hingga termahal CBU Ambulance Emergency beratap tinggi seharga Rp1.300.000.000.

Guna memasarkan V80 sebagai produk unggulan mereka, Maxus saat ini memiliki jaringan delapan pusat penjualan dan perawatan di enam kota, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Lampung dan Bali.‎

ANTARA

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi