Popularitas LSUV di Indonesia Semakin Tinggi
Reporter: Tempo.co
Editor: Praga Utama TNR
Selasa, 4 Oktober 2016 18:07 WIB
Honda BR-V di GIIAS 2016, ICE BSD, Serpong, Tangerang. (Dok Honda)

TEMPO.CO, Jakarta - Popularitas kendaraan dalam kelompok pasar atau segmen Low Sport Utility Vehicle (LSUV) atau entry SUV semakin meningkat di Indonesia. Pangsa pasar segmen ini, berdasarkan riset J.D. Power naik dua kali lipat dari 8 persen di 2014, menjadi 16 persen di tahun ini.

Faktor yang meningkatkan popularitas produk LSUV, menurut Direktur J.D. Power Kaustav Roy, adalah tingginya kepuasan konsumen. “Konsumen puas dengan produk di segmen ini meski harganya lebih tinggi dan perekonomian tengah melemah,” ujarnya dalam hasil studi Sales Satisfaction Index (SSI) StudySM oleh perusahaan riset pemasaran asal Singapura ini, Senin, 3 Oktober 2016.

Dalam riset J.D. Power, kata Roy, keputusan konsumen saat membeli produk LSUV terkait dengan model kendaraan berupa tipe bodi sesuai keinginan  sebanyak 20 persen dan desain yang menarik (18 persen). Artinya, Roy menjelaskan, efisiensi bahan bakar bukan jadi pertimbangan utama konsumen di segmen ini. “Pemilik mobil di segmen lain justru mementingkan alasan efisiensi tersebut.”

Faktor lain yang mendorong popularitas entry SUV, berdasarkan studi ini, ialah aktivitas yang diberikan dealer kepada konsumen. Aneka aktivitas seperti demonstrasi dan test drive, penjelasan lengkap, dan waktu pengiriman kendaraan yang sesuai dengan janji berkontribusi menambah popularitas produk ini.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, penjualan LSUV memang cukup stabil. Produk paling populer di segmen ini adalah Honda BR-V dengan penjualan mencapai 30.220 unit hingga Agustus lalu. Diikuti Honda HR-V (25.370 unit), Toyota Rush (16.157 unit), dan Daihatsu Terios (10.152 unit). Adapun secara total, produk LSUV yang sudah terjual sepanjang tahun ini mencapai 83,433 unit.

PRAGA UTAMA

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi