Hyundai dan Kia Tarik 1,48 Juta Mobil Karena Mesin Cacat
Reporter: Tempo.co
Editor: Ali Akhmad Noor Hidayat tnr
Selasa, 11 April 2017 13:23 WIB
Hyundai Kona yang akan menjadi pesaing Nissan Juke, Kredit: autoexpress.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Dua produsen mobil asal Korea Selatan, Hyundai Motor Co dan Kia Motor Corp, menarik (recall) 1,48 juta unit kendaraan buatan mereka yang sudah beredar di Amerika Serikat, Kanada, dan Korea Selatan. Kabar yang dilansir Reuters menyebutkan penarikan kali ini dipicu temuan mesin yang cacat pada mobil buatan periode 2011-2014.

Mesin Theta 2, yang dibuat sendiri oleh Hyundai, mengalami cacat yang bisa menyebabkan kendaraan mati tiba-tiba (engine stall). Masalah ini pernah terjadi pada 2015, yang memaksa Hyundai menarik 470 ribu sedan Sonata di Amerika Serikat. Seorang pejabat kementerian Korea Selatan mengatakan puing-puing logam di poros engkol menyebabkan kerusakan mesin yang mengarah pada kemungkinan terjadinya mesin mati mendadak.

Baca: Hyundai Luncurkan Tucson 2017

Di Korea Selatan, penarikan mencakup sedan Hyundai Sonata dan Grandeur, sedan Kia K5 dan K7, serta sport utility vehicle Kia Sportage yang dilengkapi mesin bensin Theta 2 berkapasitas silinder 2 liter dan 2,4 liter.

Adapun di Amerika, Hyundai dan Kia menarik 1,19 juta unit mobil, termasuk jenis sport yang dibuat pada 2013-2014. Mobil-mobil ini diproduksi di pabrik Hyundai di Montgomery, Alabama. Di Kanada dan Korea, Hyundai dan Kia masing-masing menarik 114.187 mobil dan 171.384 mobil.

Mesin Theta 2 dibuat sebelum Agustus 2013. "Penarikan ini berkaitan dengan proses manufaktur, bukan masalah struktural. Kami sudah mengetahui masalah tersebut dan cara memperbaikinya berdasarkan takaran yang tepat," demikian pernyataan manajemen Hyundai seperti dilansir di Koran Tempo, Selasa 11 April 2017. Hyundai akan mengganti mesin tersebut dengan yang baru jika hasil inspeksi menunjukkan adanya kerusakan berat. Program ini berlangsung mulai 22 Mei mendatang.

Baca: Ini Spesifikasi Hyundai Tucson Diesel, Apa Saja

Recall kali ini menjadi masalah berat bagi Kia dan Hyundai, yang sedang berusaha mempertahankan pangsa pasar mereka. Apalagi sebelumnya keduanya berniat mengurangi produksi di Cina lantaran tidak dapat bersaing dengan produsen mobil lokal. Analis Hi Investment & Securities, Koh Tae-bong, mengatakan penarikan ini bisa membuat Kia dan Hyundai menanggung biaya sedikitnya 250 miliar won (Rp 2,92 triliun).

FERY FIRMANSYAH

#Penjualan Mobil
#Hyundai

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi