Cina Membuat Volvo Meraih Untung
Reporter: Tempo.co
Editor: Hadriani Pudjiarti
Sabtu, 9 November 2013 17:50 WIB
Volvo perkenalkan mobil konsep Volvo XC Coupe saat berlangsungnya pameran North American International Auto Show di Detroit, Michigan, (13/1). REUTERS/Rebecca Cook

TEMPO.CO, Jakarta - Volvo Cars yang kini anak perusahaan dari perusahaan otomotif Cina, Geely, mencatat lagi laba tahunan pada 2013 setelah pada 2012 menelan rugi, kata Kepala Eksekutif Haakan Samuelsson.

"Saya bisa katakan bahwa kami kemnbali ke hitam (untung)," kata Samuelsson dalam wawancara dengan harian keuangan Swedia, Dagens Industri, di Pameran Otomotif Detroit, AS.

"Tahun lalu kami fokus pada dua hal: pengendalian biaya dan pasar Cina. Dan kami berhasil," kata Samuelsson. Dia menjelaskan bahwa Volvo Cars telah menghemat ongkos produksi 1,5 miliar kronor (232 juta dolar AS) tahun itu, sedangkan penjualan di China meningkat 46 persen.

Perusahaan ini telah putiuh dari satu semester pertama tahun itu yang masih merah (rugi) dengan menelan kerugian 778 juta kronor. Pada 2010 Volvo Cars diakuisisi Geely yang memproduksi merek-merek seperti Geely, Gleagle, Emgrand dan Englon.

ANTARATopik TerhangatKorupsi Hambalang | SBY Versus Jokowi | Dinasti Banten | Suap Akil Mochtar | Roy Suryo Marah di Pesawat |

Berita TerpopulerJoe Taslim Latih Otot Untuk Film TerbarunyaAnggita Sari: Enji Sekarang Jelek BangetAnggita Sari: Aku Kasihan Sama Ayu Ting Ting  Rossa dan Afgan di Balik Soundtrack Film Soekarno  Ikranegara Cium Bau Cendana di Syuting 'Sang Kyai'  

 

#Otomotif
#Gita Wirjawan

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi