Banjir, Penjualan dan Servis Mobil Turun 90 Persen
Reporter: Tempo.co
Editor: Abdul Malik
Sabtu, 25 Januari 2014 17:45 WIB
Sejumlah pengendara melintas diatas Underpass yang tertutup air banjir kawasan Kemayoran, Jakarta(20/1). Underpass yang menghubungkan antar Kemayoran dan Sunter terendam banjir setinggi 7 meter dan akses jalan ditutup. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Jakarta - Karyawan Auto2000, Edy Suryanto, mengatakan bahwa seminggu setelah banjir, penjualan dan service mobil kembali normal. Dia mengatakan banjir terparah terjadi pada Sabtu pekan lalu. Pada saat tersebut, hampir penjualan mobil dan servis lumpuh total.

"Paling parah memang pada Sabtu pekan lalu, jalan di depan Auto2000 sampai tergenang sedalam 70 sentimeter," ujar Edy ketika ditemui di kantor Auto2000 Sunter, Jakarta Utara, Sabtu, 25 Januari 2014. (Baca juga : Banjir, Pengusaha Angkutan Rugi Rp 20 M per Hari )

Edy memperkirakan, penurunan mobil yang mengalami servis hampir 90 persen, dari biasanya ada 70 sampai 90 mobil yang diservis tiap hari turun menjadi hanya 5 sampai 7 mobil. Selain itu, penjualan mobil sempat mengalami drop, karena akses masuk ke Auto2000 tergenang sampai kedalaman 70 sentimeter.

"Mobil tidak bisa lewat karena jika memaksakan akan mogok, ketinggian hampir mencapai di atas lutut orang dewasa," ujar Edy. (Baca juga : Jalan Ambles, Antrean Mobil Jakarta Masih Mengular )

Untuk mengantisipasi hal ini, Auto2000 telah menyiapkan beberapa pompa air yang bisa digunakan untuk mengurangi genangan. Pompa air tersebut mulai digunakan Auto2000 setelah terjadi banjir besar melanda Jakarta pada 1997 lampau.

"Buktinya setelah kami mengadopsi sistem pompa air genangan air di Jalan Yos Sudarso sudah mulai surut, hal ini berbeda jika dibandingkan dengan daerah sunter dalam yang sampai sekarang masih ada genangan," ujar Edy.

GALVAN YUDISTIRA

Terpopuler :September, Waduk Jatigede Mulai Dibangun  CEO Path: Pengguna di Indonesia Melebihi AmerikaSoal Utang, Wakil Menteri: Tak Usah KhawatirMerpati Tak Terbang Hari Ini

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi