Ekonomi Lesu, Penjualan Honda Naik 73 Persen  
Reporter: Tempo.co
Editor: Fery Firmansyah
Kamis, 29 Januari 2015 20:00 WIB
Large Project Leader CR-V, Ryouji Nakagawa (kiri) didampingi President Director PT Honda Prospect Motor Tokomi Uchida (kedua kiri), Senior Vice President Director Kusnadi Budiman (kedua kanan), dan Marketing and After Sales Service Director Jonfis Fandy (kanan) memperkenalkan mobil All New CR-V saat peluncuran di Jakarta, Kamis (13/9). ANTARA/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Probolinggo - PT Honda Prospect Motor (HPM) mampu mencatatkan penjualan yang cukup tinggi, di tengah lesunya pertumbuhan ekonomi pada 2014. Pada periode tersebut, Honda Prospect memasarkan 170 ribu mobil atau naik hingga 73 persen dari 2013 sebanyak 91 ribu unit.

Direktur Pemasaran dan Purnajual Honda, Jonfis Fandy, mengatakan pemilihan waktu yang tepat untuk meluncurkan produk baru menjadi kunci suksesnya. Apalagi, kata dia, dirilisnya crossover Honda HR-V bakal mendorong gairah konsumen atas produk alternatif. "Kami menargetkan HR-V terjual hingga 25 ribu unit," kata dia di kawasan wisata Bromo, Kamis, 29 Januari 2015. (Baca: Tiga Mobil Honda Ini Paling Laris di Indonesia)

Menurut Jonfis varian crossover HR-V menjadi penengah di antara hatchback Honda Jazz dan sport utility vehicle Honda CR-V. HR-V bisa menjadi "penolong" bagi konsumen yang ingin mengendarai SUV namun memiliki daya beli terbatas.

Selain HR-V, Honda Prospect mengunggulkan low multi purpose vehicle (LMPV) Honda Mobilio. Sepanjang 2014, total penjualan Honda Mobilio telah mencapai 78.154 unit, dengan pangsa pasar 23 persen di kelas LMPV. Mobilio mengangkat pamor Honda ke posisi ketiga penjualan mobil secara nasional dengan market share 13,6 persen. (Baca: Mobilio Bawa Honda Prospect Pecahkan Rekor)

JAYADI SUPRIADIN

Berita TerpopulerSindir Jokowi, NasDem: Kalau Bisa Diintervensi, Jangan Jadi Presiden  Diminta Mundur Tim Jokowi, Budi Gunawan BereaksiBudi Gunawan Didukung Mega? Ini Kata Wakapolri

#Penjualan Mobil
#PT Honda Prospect Motor

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi