Perusahaan Cina Berlomba Produksi Kendaraan Listrik
Reporter: Tempo.co
Editor: Rully Widayati
Kamis, 11 Agustus 2016 22:15 WIB
Produsen mobil asal Korea meluncurkan kendaraan listrik hibrida terbaru , Kia K5 Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Seoul, Korea Selatan 12 Juli 2016. REUTERS/Kim Hong-Ji

TEMPO.COJakarta - Sejumlah perusahaan non-otomotif dan start-up di Cina saat ini saling berlomba untuk mulai memproduksi kendaraan bertenaga listrik dan kendaraan hybrid. Kondisi itu terjadi sejak pemerintah pusat Cina memberi kebebasan bagi industri otomotif untuk mempromosikan peralihan ke tenaga listrik sebagai pengganti utama bensin untuk bahan bakar kendaraan.

Le Holdings Co Ltd (LoEco), perusahaan di sektor teknologi asal Cina, misalnya, berencana untuk menggelontorkan investasi senilai 12 miliar yuan atau setara US$ 1,8 miliar, untuk membangun pabrik pembuatan mobil bertenaga listrik di wilayah Cina timur. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi tahunan mencapai 400 ribu unit.

Pihak LoEco menyatakan bahwa pabrik pertamanya tersebut akan didirikan dalam dua tahap, yang berlokasi di Deqing, dekat dengan Kota Hangzhou di wilayah Cina timur.

Fasilitas produksi milik LoEco tersebut akan menjadi bagian dari proyek yang lebih besar, yaitu pembangunan Eco Experience Park, yang digadang-gadang akan menghabiskan dana 20 miliar yuan. Proyek megah tersebut akan mencakup taman hiburan serta sejumlah fasilitas untuk perkantoran dan mobil listrik yang terhubung koneksi Internet.

Selain itu, LeEco berencana untuk memproduksi kendaraan di pabrik yang akan didirikan dekat wilayah Las Vegas dengan mitra strategisnya, Faraday Future.

BISNIS.COM

 
#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi