Daimler Terobsesi Buru Rekor Penjualan Baru
Reporter: Tempo.co
Editor: Saroh mutaya
Jumat, 3 Februari 2017 09:00 WIB
Pimpinan Daimler AG, Dieter Zetsche meperkenalkan produk terbaru Mercedes-Maybach S 600 Pullman pada Geneva Motor Show di Swiss, 3 Maret 2015. Versi Guard dapat menangkal serangan bom ataupun senapan serbu. FABRICE COFFRINI/AFP/Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Grup Daimler, pembuat mobil Jerman termasuk Mercedes-Benz dan Smart, pada Kamis mengatakan ingin memperkuat kinerja guna mengejar rekor baru pada 2017 setelah memecahkan rekor penjualan pada tahun lalu.

“Pada 2016, Daimler mencetak rekor baru untuk penjualan unit, laba dan pendapatan,” kata CEO Dieter Zetsche dalam sebuah pernyataan dilansir dari AFP, Kamis, 2 Februari 2017.

Grup yang berbasis di Stuttgart melaporkan kenaikan laba 1,0 persen menjadi 8,8 miliar euro atau sekitar Rp 117,5 triliun, lebih besar dari perkiraan analisis.SimakNew Honda Mobilio Diklaim Makin Nyaman, Ini Kelebihannya

Kenaikan itu didorong meningatnya pendapatan sebesar 3,0 persen menjadi 153,2 miliar euro berkat kinerja kuat di divisi mobil dan van. Untuk sepanjang tahun ke depan, “kami yakin bahwa kami bisa meningkatkan rekor ini sekali lagi,” kata direktur keuangan Daimler Bodo Uebber.

Perusahaan membidik sedikit peningkatan pendapatan dan laba operasi pada tahun 2017, guna menunjukkan "jalur pertumbuhan yang stabil", kata Zetsche.

Pada tahun lalu Mercedes menyalip saingannya dari Muenchen, BMW, sebagai produsen mobil mewah terbesar berdasarkan unit penjualan. Di sisi lain, Daimler harus menderita penurunan 12 persen pada penjualan truk di lingkungan pasar yang sulit, demikian AFP.

ANTARA

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi