GM Indonesia Ekspor Chevrolet Spin ke Thailand
Reporter: Tempo.co
Editor: Abdul Malik
Selasa, 25 Juni 2013 19:02 WIB
Chevrolet Spin berkapasitas mesin 1.400 cc. Rasio konsumsi bahan bakar MPV ini adalah 1:13 kilometer. Spin berkapasitas kursi untuk 7 penumpang. Harga mobil ini ada di kisaran Rp 139-178 juta. Motorbeam.com

TEMPO.CO, MalangAgen pemegang merek General Motors di Indonesia, PT General Motors Indonesia mengekspor Chevrolet Spin ke Thailand dan Filipina. Juru Bicara GM Indonesia Aditya Zainuddin mengatakan Chevrolet Spin yang diekspor itu merupakan kendaraan multiguna (MPV) yang diproduksi di pabrik Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat.

Dari total produksi Chevrolet Spin, 80 persen untuk memenuhi pasar nasional selebihnya untuk memasok Filipina dan Thailand,” ujarnya di Malang, Selasa 25 Juni 2013.

Pabrik di Pondok Ungu Bekasi memiliki kapasitas produksi 40 ribu per tahun. Chevrolet Spin diklaim memiliki kandungan lokal hingga 40 persen. "Ada 43 pemasok komponen lokal," katanya.

Pabrik Chevrolet di Indonesia, katanya, berhenti beroperasi sejak 2006. Namun, mulai 2011 GM Indonesia mengucurkan investasi US$ 150 juta untuk mengaktifkan kembali pabrik tersebut.

Sedangkan varian lain seperti All New Aveo, Colorado, Orlando, Spark dan Trailblazer diimpor dari Korea. Spin merupakan kependekan dari Spirit of Indonesia, desain dan fitur disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. “Kami melakukan riset dan studi sejak 2007, sedangkan produksi dimulai 2012 dan diluncurkan awal 2013,” papar Aditya.

Untuk memenuhi kebutuhan dan memberikan pilihan konsumen disediakan tiga jenis mesin. Meliputi mesin bensin kapasitas 1.200 cc dan 1.500 cc. Serta disediakan mesin diesel dengan kapasitas 1.300 cc. Khusus mesin bensin 1.500 cc disediakan pilihan jenis transmisi manual atau otomatis."Pemesanan penuh sampai September," kata Aditya.

Sebagian besar konsumen memilih mesin berkekuatan 1.500 cc. Sedangkan mesin diesel dilengkapi turbo charger sehingga memiliki torsi besar dan tenaga kuat. Untuk keamanan dan kenyamanan penumpang, menggunakan sistem rem antiterkunci atau ABS, dilengkapi kantung udara dan side impacts bar di setiap sisi keempat pintu. Tujuanya, untuk mencegah kejadian fatal akibat benturan dari luar.

Chevrolet mengakui persaingan di segmen pasar MPV sangat ketat. Hampir semua perusahaan otomotif mengeluarkan kendaraan sejenis. Namun, Chevrolet mengukuhkan dengan pangsa pasar penjualan 2011 sebesar 0,5 persen naik menjadi 17 persen di 2012.

Tempo mencoba mengemudi Chevrolet Spin dalam perjalanan Malang-Batu sejauh 20 kilometer. Dari Malang-Batu menjajal Chevrolet Spin bermesin bensin, sepanjang perjalanan terasa tarikan mesin kurang kuat. Terutama saat melaju di jalanan menanjak. Sementara mesin diesel terasa bandel dengan turbo charger mesin kuat di jalan menanjak maupun tikungan tajam yang ada di sepanjang jalan Batu-Malang.

EKO WIDIANTO (MALANG)Terhangat:Ridwan Kamil| Razia Bobotoh Persib| Puncak HUT Jakarta| Penyaluran BLSM| Ribut Kabut Asap

Baca Juga:Ada Caleg Bekas Model Porno dan TemperamentalAyi Vivananda Bakal Gugat Hasil Pilkada Bandung Soal Asap, SBY Sesalkan Komentar Anak BuahnyaPernikahan Darin-Luthfi Tak Tercatat di KUA Alasan Darin Mumtazah Mangkir dari Panggilan KPK Gadis Berwajah Nenek-nenek Ini Jalani Operasi

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi