Menu Pembuka Mobil-mobil Baru dari Detroit Autoshow
Reporter: Tempo.co
Editor: Abdul Malik
Senin, 16 Januari 2017 13:49 WIB
Toyota pamerkan mobil konsep terbarunya yaitu Toyota FT-1 dalam pameran North American International Auto Show di Detroit, Michigan, (13/1). REUTERS/Rebecca Cook

TEMPO.CO, Detroit - Bagi industri otomotif dunia, Kota Detroit di Negara Bagian Michigan, Amerika Serikat, bak ibu kota. Sebab, di sinilah pabrikan besar, seperti General Motors, Ford, Chrysler, hingga Cadillac, memancangkan produksi.

Nyaris tak terhitung model mobil yang dirancang dan dibuat di kota ini. Hampir semuanya menjadi acuan produsen kendaraan negara lain, minimal sebagai benchmark jika ingin beradu kekuatan di pasar Amerika atau melawan mobil buatan Amerika yang dijual ke negara lain. Tak mengherankan jika ajang pameran tahunan North American International Auto Show (NAIAS) yang digelar di Detroit selalu dipadati pengunjung, sebagian di antaranya pelaku industri.

BacaMenanti Innova Venturer Diluncurkan Siang Ini

Seperti ditulis Koran Tempo edisi Senin, 17 Januari 2017, NAIAS 2017 menjadi pembuka acara otomotif dunia tahun ini. Ibarat menu pembuka, acara yang berlangsung sejak 8 Januari hingga 22 Januari itu disesaki aneka mobil baru yang menyegarkan. Berikut ini sebagian di antaranya, yang mungkin saja akan dipasarkan di Indonesia.

KIA StingerKIA, produsen mobil asal Korea Selatan, masuk ke wilayah baru dengan meluncurkan sedan berpenggerak roda belakang plus mesin turbo. Produk yang dinamai Stinger ini pun langsung menyengat dan dipuji pengamat sebagai eksperimen sukses dari KIA. Mengambil model sedan grand tourer, Stinger dibekali mesin 2.000 cc turbo 4 silinder dan 3.300 cc twin turbo 6 silinder berkonfigurasi V. Kedua variannya menawarkan performa mesin selayaknya sedan sport, 255 tenaga kuda dan 365 tenaga kuda. KIA Stinger akan bertarung dengan produk sedan premium sporty seperti BMW Seri 3, Mercedes-Benz C-Class, hingga Jaguar.

BacaPulang Liburan Petinggi VW Ini Ditangkap di Miami

New Toyota CamryDi Amerika Serikat, Camry adalah produk terpopuler Toyota. Model mewah, ukuran besar, dan konsumsi bahan bakar yang irit menjadi alasan konsumen AS menyukainya. Namun para jurnalis otomotif negara itu menilai desain Camry terlalu membosankan. Di Detroit, Toyota mengubah stigma itu dengan meluncurkan model facelift Camry yang, menurut Thecarconnection.com, berhasil mengangkat derajat sedan ini menjadi lebih sporty dan agresif. Pada bagian depan, grille Camry berbentuk X, mirip desain spindle grille Lexus. Lampu utama berbentuk lancip dan memakai LED. Selain ubahan eksterior, Toyota menambah fitur keselamatan pada model baru ini. Camry dilengkapi 10 kantong udara, sensor pendeteksi pejalan kaki, cruise control adaptif, alat pengoreksi arah mobil, dan monitor blind spot.

Honda OdysseyDari segmen multi-purpose vehicle (MPV), Honda memperkenalkan generasi penerus Odyssey yang diklaim lebih canggih dan multifungsi. Salah satu fitur yang diunggulkan adalah Magic Slide, yang membuat pemilik mudah mengatur konfigurasi jok di baris kedua dan ketiga. Jok di baris kedua bisa dipisahkan sehingga menjadi model captain seat. Sementara itu, jok di baris ketiga bisa dimaju-mundurkan untuk menambah ruang bagasi.

BacaGiliran Renault Dibidik Skandal Emisi

Pada kabinnya, Honda memasang layar sentuh 8 inci untuk mengakses aneka fungsi hiburan dan koneksi Internet. Suhu kabin mobil juga bisa diatur secara individual oleh setiap penumpang melalui aplikasi pada ponsel. Dari tampilannya, Odyssey baru justru mirip Honda Mobilio dengan desain kaca samping dan belakang yang terkesan menyatu, serta desain atap mengambang.

Nissan Rogue SportMobil ini, jika dilihat dari tampilannya, sangat mirip produk lain Nissan, X-Trail. Yang membedakan adalah dimensinya yang lebih kompak. Rogue Sport adalah produk baru Nissan di segmen crossover 5 penumpang. Rogue Sport dibekali mesin bensin 2.000 cc 4 silinder bertransmisi CVT. Pada fiturnya, Nissan membekali aneka alat canggih, seperti monitor mobil 360 derajat, rem darurat anti-tabrakan, dan pendeteksi pejalan kaki. Nissan memastikan mobil ini segera masuk showroom pada musim semi 2017.

VW TiguanPabrikan asal Jerman, Volkswagen, berusaha merebut kembali hati konsumen mereka di Amerika Serikat, setelah skandal kecurangan emisi gas buang. VW memperkenalkan Tiguan baru yang dimensinya lebih panjang 10,4 inci, sehingga menambah kapasitas bagasi SUV ini. Penambahan panjang membuat Tiguan memiliki ruang untuk jok di baris ketiga. Jurnalis otomotif Detroit News, Henry Payne, menyebutkan ubahan pada Tiguan ini bakal disukai konsumen Amerika yang senang atas mobil berkapasitas besar.

Chevrolet TraverseSebagai tuan rumah, Chevrolet tak mau kalah. Mereka meluncurkan SUV kelas menengah Traverse untuk segmen keluarga. Kritikus menilai desain Traverse terlalu konservatif. Namun penggunaan mesin 3.600 cc 6 silinder berkonfigurasi 6 dan transmisi otomatis 9 percepatan membuat mobil ini punya potensi di pasar otomotif AS. Untuk pasar luar negeri, Chevrolet juga menawarkan Traverse dengan mesin 2.000 cc dilengkapi turbo. Seperti Tiguan, Traverse memiliki jok di baris ketiga, dengan kapasitas angkut total delapan penumpang.

PRAGA UTAMA

#Otomotif
#Toyota

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi