Survei: Pembeli Mobil Pilih Layanan Terintegrasi  
Reporter: Tempo.co
Editor: Fery Firmansyah
Kamis, 2 Oktober 2014 19:46 WIB
Penjualan mobil bekas. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga riset pemasaran J.D. Power merilis hasil survei mengenai kepuasan konsumen atas penjualan produk otomotif di Indonesia untuk tahun 2014. Melalui survei ini diketahui bahwa konsumen di Indonesia lebih memilih layanan jasa keuangan yang terintegrasi dengan dealer penjualan mobil. (Baca juga: Gaikindo Targetkan 2014 Penjualan 1,3 Juta Unit)

Dalam keterangan tertulis pada situsnya, Direktur J.D. Power Asia Pacific Rajiv Nair mengatakan skor kepuasan tertinggi diberikan kepada dealer atau tenaga penjualan mobil terintegrasi yang bersedia menangani seluruh proses, dari pemilihan model hingga opsi pembiayaan. Skor untuk layanan ini mencapai 775. Untuk layanan terpisah, J.D. Power memberikan skor yang lebih rendah. Tenaga penjualan atau dealer yang hanya menangani penjualan diberi nilai 762, sedangkan yang menangani pembiayaan mendapatkan skor 750.

Menurut Rajiv, hal ini terjadi karena banyak konsumen mobil, terutama pembeli pertama (first time buyer) tidak akrab dengan proses pembiayaan serta pengurusan dokumen. Tenaga penjualan terintegrasi dinilai mampu membantu mengurangi total waktu yang dibutuhkan konsumen untuk menyelesaikan dokumen dan memperoleh pembiayaan. "Pada gilirannya, hal ini meningkatkan kepuasan konsumen," katanya. (Baca juga: IIMS 2014 Cetak Rekor Transaksi Baru)

Dalam penelitian berjudul "2014 Indonesia Sales Satisfaction Index (SSI)", J.D. Power melakukan survei terhadap 2.895 pemilik kendaraan yang melakukan pembelian pada Oktober 2013 hingga Juni 2014. Survei yang digarap pada April-Agustus 2014 ini mengukur kepuasan konsumen terhadap layanan penjualan dan distribusi barang oleh semua agen pemegang merek mobil di Indonesia.

Hasil survei ini menyebutkan Chevrolet dan Mazda berada pada urutan teratas dengan skor 771. Namun Chevrolet ditempatkan pada posisi teratas, disusul oleh Mazda. Mitsubishi dan Toyota menempel pada urutan 3 dan 4 dengan skor masing-masing 769 dan 767. Sedangkan urutan buncit ditempati oleh Ford dengan skor 762. (Baca juga: Apa Keunggulan Industri Otomotif RI dari Thailand?)

FERY FIRMANSYAH

Berita TerpopulerFBR Geruduk DPRD Tolak Ahok Jadi Gubernur DKI Pimpinan DPR Dikuasai Pro-Prabowo, Puan: Zalim Setya Novanto Cs Jadi Pimpinan DPR, PDIP Kalah 2-0  

 

#Penjualan Mobil
#Gaikindo

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi