2017, KTB Targetkan Penjualan Mitsubishi Fuso Naik 10 Persen
Reporter: Tempo.co
Editor: wawan priyanto
Jumat, 10 Februari 2017 14:56 WIB
Sejak pertama kali dipasarkan pada 1974 hingga Januari 2017, total penjualan Mitsubishi Fuso Colt Diesel mencapai 1 juta unit. Jumat, 10 Februari 2017. Foto Wawan Priyanto/Tempo

TEMPO.CO, Jakarta - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menargetkan penjualan Mitsubishi Fuso tahun ini sebesar 10 persen. Director of MFTBC Marketing Division PT KTB Duljatmono mengatakan target tersebut cukup realistis melihat proyeksi pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang diperkirakan mencapai 5 persen.

"Kami optimistis penjualan tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya," kata Duljatmono di kantor KTB di kawasan Pulomas, Jakarta, Jumat, 10 Februari 2017.

Menurut dia, potensi penjualan kendaraan niaga di tahun ini cukup menjanjikan. Hal itu dapat dilihat dari pembangunan beberapa infrastruktur besar seperti ruas tol Trans-Jawa dan Trans-Sumatera yang akan beroperasi mulai 2017. Sebanyak 6 ruas tol baru akan siap beroperasi di tahun ini sehingga diharapkan dapat mempermudah proses distribusi berbagai komoditas.

Baca:Suzuki Ignis Masuk Indonesia, Ini JadwalnyaMitsubishi Munculkan Lagi Penantang Toyota Hilux

Peresmian puluhan pusat logistik berikat di berbagai wilayah juga diharapkan dapat mempercepat proses pengaturan logistik sehingga dapat memberikan efek positif terhadap aktivitas kendaraan niaga. "Situasi ini tentu menjadi angin segar bagi industri otomotif, khususnya di segmen mobil niaga setelah terpuruk di tahun lalu," ujarnya.

Duljatmono mengakui, tahun lalu pasar kendaraan niaga memang berat. Pasar kendaraan niaga (kelas light, medium, heavy duty truck) mengalami penurunan di tahun 2016. KTB mengakui penurunan cukup signifikan terjadi selama tiga tahun berturut-turut.

Simak:Ini Cara Suzuki Pasarkan Ertiga Diesel  New Suzuki Ertiga Diesel Hybrid Dipasarkan, Ini Harganya

"Industri otomotif selama tahun 2016 tumbuh 4,3 persen. Sayangnya pertumbuhan ini tidak dialami oleh segmen kendaraan niaga yang mengalami penurunan 12,4 persen," tuturnya

Penurunan di segmen kendaraan niaga, lanjut dia, diduga akibat dari pertumbuhan ekonomi dalam negeri masih belum menunjukkan peningkatan signifikan serta perekonomian global masih belum stabil. Akibatnya harga komoditas jatuh, sehingga permintaan kendaraan niaga sebagai kendaraan penopang komoditas juga ikut jatuh. 

“Tahun 2016 di luar prediksi. Permintaan Mitsubishi Fuso turun hingga 14,3 persen. Secara volume penjualan Mitsubishi Fuso 2016 sebanyak 33.061 unit,” ujarnya.

Meski kondisi pasar kendaraan niaga belum sepenuhnya pulih, KTB membuka tahun 2017 dengan prestasi membanggakan. Salah satu produknya, Colt Diesel, di segmen truk ringan (light duty truck, LDT) berhasil mencetak rekor penjualan satu juta unit untuk pertama kalinya di Indonesia. Mitsubishi Fuso tetap memimpin pasar sebagai market leader dengan perolehan share sebesar 45,8 persen.

Selama tahun 2016, tren penjualan perbulan mengalami pergerakan positif di semester dua. Sehingga KTB optimis, semoga ini menjadi pertanda baik di tahun 2017.

WAWAN PRIYANTO

#Penjualan Mobil
#Mitsubishi

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi