Suzuki Tak Pasang Target Khusus untuk Ignis di Pameran IIMS 2017
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan
Kamis, 27 April 2017 18:30 WIB
Spion Suzuki Ignis. Tempo/Wawan Priyanto

TEMPO.CO, Jakarta - 4W Sales Director Suzuki Indomobil Sales (SIS) Makmur menyebutkan tidak memiliki target penjualan khusus untuk Suzuki Ignis dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017.

Menurut dia, SUV mungil yang diluncurkan pada 17 April 2017 itu akan dibiarkan mengalir seperti air, mengikuti tren penjualan. "Secara khusus, tidak ada target (penjualan) Suzuki Ignis karena konsumen juga dapat membelinya di dealer," katanya kepada Tempo, Kamis, 27 April 2017.

Baca: Makmur: Peminat Suzuki Ignis di Daerah Cukup Tinggi Makmur menambahkan, hingga pembukaan pameran IIMS pada 27 April 2017, jumlah inden atau pemesan Suzuki Ignis secara nasional sudah mencapai 1.718 unit. Jumlah itu diraih hanya dalam waktu 11 hari setelah mobil diluncurkan. Adapun perusahaan menargetkan penjualan 2.000 unit Suzuki Ignis per bulan.

Menurut Makmur, animo masyarakat memiliki Suzuki Ignis cukup tinggi. Di Bali, misalnya, Suzuki Ignis sudah terjual 109 unit pada 21 April 2017. Hal yang sama juga terjadi di Yogyakarta, 50 Suzuki Ignis dipesan konsumen tak lama setelah diluncurkan. "Sesi test drive yang diselenggarakan dealer di daerah masing-masing cukup ramai didatangi calon konsumen Suzuki Ignis," ujarnya.

Jika melihat animo masyarakat yang begitu tinggi terhadap Suzuki Ignis, mobil yang didatangkan langsung dari India ini bukan tidak mungkin akan menjadi salah satu primadona di IIMS 2017.

Kehadiran Suzuki Ignis layak diperhitungkan para rival, seperti Honda Brio, Daihatsu Sirion, Toyota Etios Valco, Nissan March, dan Mitsubishi Mirage. Apalagi harga Suzuki Ignis bisa dibilang lebih kompetitif dibanding para kompetitor.

Mobil ini dilepas dengan harga mulai Rp 139,5 juta untuk tipe GL MT, Rp 159,5 juta (GX MT) dan Rp 169,5 (GX AGS).

Simak: Suzuki Ignis Diklaim Irit BBM, Simak Hasil Ujinya Suzuki Ignis mengusung struktur body Total Effective Control Technology untuk pendukung keselamatan dan platform baru, HEARTECT, berupa struktur baru high-rigid underbody bermaterial high-tensile steel, yang memungkinkan Ignis tetap andal digunakan di jalanan off-road.

Untuk menunjang mobilitas dan gaya hidup di perkotaan, Ignis menggunakan material bodi yang ringan. Bahkan memperhitungkan desain aerodinamika, yang bisa memberikan efisiensi bahan bakar lebih baik saat melaju dengan kecepatan konstan. Tak hanya itu, Ignis memiliki air intake setinggi 700 milimeter yang membuat mobil ini tetap bisa menerobos genangan air ketika musim hujan.

Ignis dibekali dengan mesin K12M berkapasitas 1.200 cc dengan konfigurasi empat silinder segaris, DOHC, dan VVT. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 83 ps pada 6.000 rpm dan torsi 113 Nm pada 4.200 rpm.

Suzuki mengklaim mesin ini memiliki performa yang baik dan efisien dalam hal bahan bakar. Dari tes jalan yang dilakukan BT2MP-BPPT, konsumsi bahan bakar Ignis mencapai 23,64 kilometer per liter untuk transmisi manual dan 23,44 kilometer per liter untuk transmisi auto gear shift (AGS).

WAWAN PRIYANTO

#IIMS 2017
#Suzuki

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi