Tanpa Produk Baru, Begini Strategi Nissan Indonesia
Reporter: Tempo.co
Editor: wawan priyanto
Rabu, 24 Mei 2017 10:30 WIB
New Nissan March resmi diluncurkan, Senin, 13 Februari 2017, di Showroom Nissan-Datsun, Alam Sutera Tangerang. TEMPO/Wawan Priyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Nissan Motor Indonesia (NMI) memang terlihat tak seagresif pabrikan Jepang lain. Membuka tahun 2017, Honda atau Toyota sudah meluncurkan beberapa produk baru. Namun, hal itu tak dilakukan oleh NMI yang justu lebih memilih memperkuat jaringannya di Indonesia.

"Jadi 2017 kita memang preparation year tidak ada produk baru. Kalau penyegaran pasti ada, yang new tidak ada," kata Davy J Tuilan, Vice President Sales & Marketing PT Nissan Motor Indonesia , di 100 Eatery and Bar, Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Selasa 23 Mei 2017.

Baca: Diskon Servis Hingga 20 Persen Untuk Pengguna Nissan dan Datsun

Davy menjelaskan bahwa di awal Februari memang Nissan memang sudah menyegarkan March saja. Sementara untuk andalannya Grand Livina terakhir disegarkan pada tahun 2016 lalu.

Meski terlihat menurun, NMI justru menegaskan penjualan salah satu produknya, Grand Livina di tahun fiskal 2017 justru mengalami peningkatan berkat jaringan penjualan dan juga layanan purna jual yang cukup kuat.

Simak: Nissan Kembangkan Program Intelligent Mobility

"Tahun 2017 atau tahun fiskal 2017 misinya Nissan adalah kita prepare everything. Coba cek di data Gaikindo jualan Grand Livina lebih dari 1.000 unit biasanya 450 unit sangat naif meningkatkan penjualan dengan produk baru padahal ada yang lain," kata Davy.

GRANDY AJI | WAWAN PRIYANTO 

#Otomotif
#Nissan

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi